Monday, 25 May 2020

Petugas Medis Covid-19 di Inggris Nyanyikan Lagu Kebesaran Liverpool, Klopp Berderai Air Mata

Baca Juga

MOKA-KU UPI Kampus Sumedang: Gerbang Awal Lahirnya Agent of Change di Kota Penge’tahu’an

Tonton Videonya, klik gambar/foto di atas. SUMEDANG, ruber.id -- Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKA-KU) adalah sebuah program kaderisasi atau pembinaan yang diperuntukkan bagi...

Malangbong-Nagreg Padat, Arus Mudik Dialihkan Melalui Jalur Alternatif Sumedang

SUMEDANG, ruber -- Untuk mengatasi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2019 di jalur Malangbong arah Bandung, pihak kepolisian akan melakukan pengalihan arus...

Mancing di Sungai Cipunagara, Warga Subang Hilang Tenggelam

SUBANG, ruber.id - Sardi, 53, hilang tenggelam saat memancing di Sungai Cipunagara, Subang, Jawa Barat, Sabtu (18/4/2020) dini hari.

Warga Sumedang Tewas Tersambar Petir

UJUNGJAYA, ruber.id - Kiki Arta, 59, warga Duaun Pasir Tengah RT 01/05, Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Sumedang tewas tersambar petir, Senin (6/4/2020)...

SPORT, ruber.id – Video petugas medis menyanyikan lagu You’ll Never Walk Alone (YNWA) di rumah sakit di Inggris membuat Pelatih Liverpool Juergen Klopp berderai air mata.

Video petugas medis di Inggris yang menangani pasien COVID-19 ini viral di media sosial, dalam beberapa hari terakhir.

Dilansir ruber.id dari laman Kompas.com, video yang memperlihatkan petugas kesehatan yang menggunakan alat pelindung diri (APD) dengan perawat yang berpakaian normal.

Kedua kubu petugas medis ini dipisahkan oleh sebuah pintu.

Saat pengeras suara rumah sakit memutar lagu YNWA, seluruh petugas kesehatan bernyanyi bersama, sambil melambaikan tangan.

Melihat video ini, Klopp mengaku terharu. Karena, melihat petugas kesehatan tidak menunjukkan rasa lelahnya dalam menghadapi pandemi corona ini.

“Saya lihat videonya beberapa hari lalu. Saat melihat mereka menyanyikan YNWA, saya menangis. Sangat-sangat luar biasa,” aku Klopp dikutip dari Kompas.com.

Menurut Klopp, video ini menunjukkan bahwa petugas medis bekerja dengan semangat luar biasa.

Meski tahu bahwa virus corona yang tengah menjadi pandemi ini sangat berbahaya.

“Tapi dalam video mereka menunjukkan tetap bekerja, hari demi hari. Saya kagum dengan mereka,” katanya. (R003)

BACA JUGA: Satu Pemain Persib Positif Corona

loading...

Komentar

Artikel Terbaru

Update Corona Pangandaran: 5 Orang Kontak Erat Dites Swab, 1 Pemudik Reaktif Rapid Test

PANGANDARAN, ruber.id - Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat telah melakukan tracing kasus COVID-19. Hal itu menyusul...

Kasus Corona di Garut Terus Bertambah, Total 2585 ODP

GARUT, ruber.id - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat merilis adanya tambahan 4 kasus baru ODP.

Korlesting Listrik, Ambulans di Tanjungsari Ludes Terbakar

TANJUNGSARI, ruber.id - Mobil ambulans yang sedang diperbaiki di Dusun Lanjung RT 01/06, Desa/Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ludes terbakar.

Rumah Pensiunan asal Sumedang Utara Nyaris Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Dapur rumah milik Wahyu, 74, di Dusun Kebon Kalapa RT 01/05, Rancamulya, Sumedang Utara, Sumedang ludes terbakar.

Hari Lebaran, Pangandaran Digoyang Gempa 5.1 Magnitudo

PANGANDARAN, ruber.id - Bertepatan dengan hari raya Idul fitri 1441 Hijriyah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kembali digoyang gempa, Minggu (24/5/2020).