BERITA POLITIK, ruber.id – Tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mengalami kenaikkan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ini.
Rata-rata, kenaikkan partisipasi pemilih di 10 kecamatan se-Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ini mencapai 3%.
Komisioner Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat KPU Pangandaran Maskuri Sudrajat mengatakan, pada Pilbup Pangandaran 2015 lalu, partisipasi masyarakat tercatat 77.94%.
Sedangkan pada Pemilu Gubernur Jabar yang digelar tahun 2018 lalu, partisipasi masyarakat menyalurkan hak pilihnya tercatat 79.04%. Kemudian, pada Pemilu Serentak tahun 2019 ini, tercatat 82.36%.
“Kesadaran masyarakat menyalurkan hak pilih pada tiap pemilihan umum di Kabupaten Pangandaran terus meningkat,” kata Maskuri kepada ruber.id, Sabtu (27/4/2019).
Maskuri menyebutkan, rata-rata kenaikan partisipasi menyalurkan hak pilih di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran naik 2% hingga 3%.
“Kenaikan partisipasi menyalurkan hak pilih tersebut tidak terlepas dari peran aktif penyelenggara pemilu dalam menyosialisasikan pentingnya menyalurkan pilih. Mulai dari KPPS, PPS, PPK, KPU dan Relawan Demokrasi,” sebut Maskuri.
Harapan KPU Pangandaran ke depan, pada Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran yang bakal digelar tahun 2020, kesadaran masyarakat menyalurkan hak pilihnya semakin meningkat lagi.
“KPU menyadari, di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran ini masih ada daerah yang tingkat partisipasinya rendah.”
“Hal itu lantaran terkendala akses secara geografis dan kurang maksimalnya alat peraga simulasi yang belum dimengerti masyarakat,” jelas Maskuri.***