SPORTS  

Murka Penalti Napoli, De Rossi: Kami Tak Tahu Lagi Harus Berkata Apa!

Murka Penalti Napoli, De Rossi
Pelatih Genoa Daniele De Rossi diwawancara DAZN. Foto from X Daniele Mari

SPORTS, ruber.id – Pelatih Genoa, Daniele De Rossi, meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang menghadiahkan penalti kepada Napoli.

Diketahui, pada matchday 24 Serie A itu, hingga waktu normal atau 90 menit, skor Genoa vs Napoli bertahan 2-2.

Namun, di menit 93, Napoli mendapatkan hadiah penalti hingga mampu mengakhiri laga dengan kemenangan 2-3.

De Rossi Murka Penalti Napoli

Seusai laga, De Rossi mengatakan, standar penilaian pelanggaran di sepak bola saat ini semakin kabur.

“Sulit dipahami, dan saya tidak tahu harus berkata apa lagi,” ungkap De Rossi dikutip ruber.id dari akun X jurnalis Italia, Daniele Mari, Minggu, 8 Febuari 2026.

De Rossi mengaku kebingungan, dengan definisi clear error yang kerap menjadi dasar keputusan wasit dan VAR.

Menurutnya, insiden tersebut sama sekali tidak layak dianggap sebagai kesalahan jelas yang harus berujung penalti.

Baca juga:  Kenakan Nomor 2, Gemesnya Foto Masa Kecil Emil Holm Berseragam Juventus

“Kami sudah tidak tahu lagi apa yang disebut kesalahan jelas. Apakah sekarang harus benar-benar menginjak kaki lawan untuk mendapat penalti? Atau cukup sekadar melewatinya saja?” kata De Rossi dengan nada kesal.

De Rossi menyayangkan, perubahan karakter permainan yang menurutnya semakin menjauh dari esensi sepak bola.

Bahkan, De Rossi menyindir bahwa ia harus meminta pemainnya menjaga jarak satu meter dari lawan demi menghindari potensi pelanggaran.

“Sepak bola yang kami mainkan dulu seolah tidak ada lagi. Saya sampai tidak tahu olahraga apa yang sedang saya latih,” tambahnya.

Selain itu, De Rossi menyoroti kebiasaan tim-tim yang kini selalu mencari keuntungan dari celah regulasi.

Ia mengakui, protes kerap muncul, bukan hanya dari Genoa, tetapi juga dari tim lain.

Baca juga:  Ngebet Ingin Dennis Man, PSV Eindhoven Terus Nego Parma

Karena, semua pihak merasa keputusan serupa bisa saja diberikan kepada lawan.

“Kami protes karena semua orang melakukannya. Sedikit sentuhan, jari, atau pemain yang hanya tersentuh tipis saja bisa jadi alasan,” tegasnya.

Menurut De Rossi, peran wasit di lapangan semakin tereduksi.

Sementara, keputusan akhir justru berada di tangan wasit VAR yang bahkan di level internasional pun tidak selalu menilai insiden tersebut sebagai kesalahan fatal.

Pernyataan keras ini, kembali menambah panjang daftar kritik terhadap penggunaan VAR dan inkonsistensi penerapan aturan di sepak bola modern.

Genoa vs Napoli 2-3

Sementara itu, pertandingan antara Genoa vs Napoli sendiri berlangsung ketat sepanjang laga.

Genoa membuka keunggulan lewat gol penalti yang dicetak Ruslan Malinovskyi di menit ke-3.

Baca juga:  Iván Azón, Striker Muda Spanyol Gabung Como

Napoli yang sempat tertinggal berbalik unggul lewat dua gol yang dicetak Rasmus Hojlund di menit ke-20, dan Scott Mctominay di menit ke-22.

Genoa baru mampu menyamakan kedudukan 2-2 pada menit ke-57, lewat aksi Lorenzo Colombo.

Hingga akhirnya, Napoli sukses menutup laga dengan kemenangan 2-3, lewat penalti kontroversial yang dicetak Holjun di menit 90+5.

Dengan hasil ini, Napoli tetap menjaga asa dalam perburuan Scudetto dengan menjaga jarak selisih 6 poin dari pemuncak klasemen sementara Inter.

Sejauh ini, Napoli telah mengemas 49 poin, tertinggal satu poin dari runner up AC Milan yang telah mengemas 50 poin (Minus satu laga dari Napoli).

Kemudian, selisih 6 poin dari Inter yang telah mengemas 55 poin (Minus satu laga dari Napoli). ***