Wednesday, 1 Apr 2020

Miras Membawa Petaka, 2 Kelompok Pemuda di Cimanggung Saling Bacok

Baca Juga

Seluas 7 Hektare Lahan di Pangandaran Ludes Terbakar dalam Sehari

Seluas 7 Hektare Lahan di Pangandaran Ludes Terbakar dalam Sehari PANGANDARAN, ruber.id -- Dalam 1 hari lahan seluas 7 Hektare di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat,...

Lawan PSGJ Cirebon, Perses Sumedang Siap Tampil Menyerang

ruberSPORT -- Jelang laga kontra PSGJ Cirebon, Perses Sumedang memastikan bakal tampil menyerang. TONTON VIDEO LIPUTANNYA, KLIK: ruberTV Laskar Insun Medal pun siap membayar kekalahan atas...

Psikolog UI: Pemberantasan Narkoba di Indonesia Belum Efektif, Harus Diterapkan Hukuman Mati

Psikolog UI: Pemberantasan Narkoba di Indonesia Belum Efektif, Harus Diterapkan Hukuman Mati KOTA DEPOK, ruber.id -- Psikolog Universitas Indonesia (UI) Aully Grashinta menilai, pemberantasan narkoba...

Pilkades Sumedang: Lima Desa Masih Kekurangan, 15 Desa Malah Kelebihan Bakal Calon

Pilkades Sumedang: Lima Desa Masih Kekurangan, 15 Desa Malah Kelebihan Bakal Calon SUMEDANG, ruber.id -- Lima desa yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa atau Pilkades...

Miras Membawa Petaka, 2 Kelompok Pemuda di Cimanggung Saling Bacok

SUMEDANG, ruber.id — Akibat pengaruh minuman keras (Miras), dua kelompok pemuda di Kecamatan Cimanggug, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat saling bacok.

Kelompok pemuda yang saling bacok itu yakni RK bersama BY dengan DD.

Akibat kejadian ini, mereka mengalami luka bacok dan saling melapor kepada Polsek Cimanggung.

Kapolsek Cimanggung Kompol Herdis Suhardiman melalui Panit Reskrim Ipda Dedi Darsono membenarkan kejadian.

“Kejadiannya beberapa waktu lalu, sudah diproses berdasarkan hukum yang berlaku,” ucapnya kepada ruber.id.

Sementara itu, Ketua RW 04 Suparli Puhanaya mengaku resah dengan adanya kios penjual miras di wilayahnya.

Sebab, kejadian saling bacok antarpemuda ini terjadi tak lepas dari pengaruh alkohol yang mereka tenggak.

Paskakejadian, kata Suparli, bersama warga lainnya mendatangi pemilik kios dan meminta untuk tidak lagi berjualan miras di wayah Desa Sindangpakuwon, Cimanggung.

“Kami datangi kiosnya, kami minta pemilik kios tidak lagi jualan miras karena jadi biang masalah di sini,” sebutnya.

Suparli menjelaskan, setelah ramai-ramai didatangi warga, pemilik kios berjanji tidak akan lagi berjualan miras.

“Pemilik kios juga menandatangani surat pernyataan bermaterai, bahwa ia tidak akan lagi berjualan miras di wilayah kami ini,” ujarnya. (R006/ibnu rosyad)

Baca berita lainnya: Tiga Warung Penjual Miras di Jatinangor Sumedang Digerebek Polisi

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Corona Merebak, PDAM Depok Kurangi Kegiatan di Lapangan

DEPOK, ruber.id - PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Jawa Barat memutuskan untuk mengurangi kegiatan lapangan. Kegiatan lapangan akan diganti...

Bupati Ciamis Umumkan Satu Warganya Positif Corona, Ini Riwayatnya

CIAMIS, ruber.id - Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengumumkan satu warganya positif COVID-19. Korban terpapar dari anaknya yang mudik dari zona merah.

Tim SAR Gabungan Susur Sungai Cari Bocal Hilang asal Bandung

BANDUNG, ruber.id - Tim SAR susur sungai cari bocah yang tenggelam di parit Jalan Moh. Toha, Kelurahan Karasak, Astanaanyar, Kota Bandung, Rabu...

Atap Rumah Warga Cisitu Sumedang Hancur Tertimpa Pohon Tumbang

CISITU, ruber.id - Rumah milik Jaja, 57, warga Dusun Sudapati RT 02/02 Desa Pajagan, Cisitu, Sumedang tertimpa pohong tumbang, Selasa (31/3/2020) sore.

[Sumedang Sepanjang Maret] Pengeroyokan di Angkrek, Jalan Berlubang Makan Korban, Warga Positif Corona, Pelajar Tawuran

SUMEDANG, ruber.id - Sepanjang bulan Maret 2020, berbagai peristiwa terjadi. Sejumlah kasus kriminal pun berhasil diungkap Polres Sumedang. Berikut...