oleh

Ketua RT Buninagara 1 Tasikmalaya: Asep Sudah Sembuh dan Sehat, Hasil Swabnya Negatif

TASIKMALAYA, ruber.id – Ketua RT Buninagara 1 Kota Tasikmalaya Lili Ramli menanggapi polemik salah satu warganya, Asep Saepudin, yang dinyatakan positif corona.

Menurut Lili, sejak dinyatakan positif, warga selalu memberikan support agar semangat untuk sembuh. Termasuk juga memberikan dukungan kepada keluarganya.

“Warga selalu mendukungnya, memberikan semangat,” katanya ketika ditemui ruber.id di rumahnya, lingkungan Buninagara, Kota Tasikmalaya, Senin (8/6/2020).

Tetangga sekitar rumahnya, lanjut Lili, sebanyak 9 rumah juga melakukan isolasi.

“Sebanyak 9 rumah sekitar Pak Asep juga melakukan isolasi. Cuma hari Minggu, kemarin sudah beres isolasi,” ujarnya.

Saat ini, Lili mengatakan Asep sudah sembuh dari virus corona dan terlihat sehat.

“Pak Asep sudah sembuh, terlihat sehat. Hasil tes swabnya juga sudah negatif,” katanya.

Lili pun berharap Asep segera selesai menjalani isolasi di rumah agar dapat bekerja kembali seperti sedia kala.

Sebelumnya, Asep yang merupakan pegawai Toserba Yogya Ciamis mencurahkan isi hatinya setelah ia dipulangkan dari rumah sakit.

Menurutnya, usai dinyatakan positif oleh petugas Dinas Kesehatan Ciamis, dirinya kaget. Sempat tidak percaya karena merasa tidak ada gejala terpapar virus corona yang dirasakannya.

“Saya kaget dan sempat tidak percaya,” katanya kepada ruber.id.

BACA JUGA: Soal Pegawai Yogya yang Disinyalir Salah Data, Ketua PIK COVID-19 Ciamis: Itu Tidak Benar, Hasil Swab Positif dan Valid

Meski mengaku masih tidak percaya, ia tetap menjalani isolasi di rumah sakit. Setelah sekitar 10 hari menjalani isolasi, Asep pun dipulangkan karena hasil swabnya sudah negatif dan dinyatakan sembuh.

“Saya hanya ingin nama baik saya dan Buninagara pulih. Karena sejak saya dinyatakan positif, tetangga pun terkena dampaknya.”

“Sekarang hasil swab saya sudah negatif, dan sudah dinyatakan sembuh,” ungkapnya.

Terkait dugaannya terhadap Dinkes yang melakukan kesalahan data, itu hanya kekhawatirannya saja.

Pasalnya, saat ditelepon oleh petugas, yang ditanyakan terlebih dahulu justru nama Asep tukang ayam. Ia juga mengaku tidak bermaksud meminta ganti rugi kepada Dinkes.

“Saya tidak meminta ganti rugi kepada Dinkes. Saya hanya ingin nama baik Buninagara kembali pulih,” ungkapnya. (R020/Indra)

loading...