Monday, 25 May 2020

Kemenag Minta Warga Pangandaran Tunda Akad Nikah Selama Wabah Virus Corona

Baca Juga

Gejalanya Mirip Flu, Waspadai Penyakit Meningitis Seperti Diderita Glenn dan Olga

ruber.id -- Seperti yang kita tahu, musisi Glenn Fredly, beberapa waktu lalu meninggal dunia karena penyakit meningitis.

Bupati Jeje: Pejabat Pangandaran Asal Ciamis Jangan PJKA

PANGANDARAN, ruber -- Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengimbau pejabat Pangandaran asal Kabupaten Ciamis tidak Pulang Jumat Kembali Ahad (PJKA). Imbauan tersebut disampaikan bupati pada sambutan...

Proyek Perumahan Rancamulya Residence Longsor, Banjir Lumpur Tutup Jalan Provinsi

Proyek Perumahan Rancamulya Residence Longsor, Banjir Lumpur Tutup Jalan Provinsi SUMEDANG, ruber.id -- Pergerakan tanah terjadi di proyek pengerjaan penataan lokasi Rancamulya Recidence di Jalan...

Jelang Pilkada Pangandaran 2020, Sejumlah Nama Balon Pendamping Jeje Mulai Bermunculan

PANGANDARAN, ruber.id - Menjelang Pilkada 2020 di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sejumlah kontestan bakal calon wakil bupati mulai bermunculan.

PANGANDARAN, ruber.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat meminta masyarakat untuk menunda rencana pelaksanaan akad nikah.

Penundaan tersebut bagi mereka yang berencana menikah dalam waktu dekat ini selama mewabahnya virus Corona (COVID-19).

Kepala Kemenag Pangandaran Cece Hidayat mengatakan, pelaksanaan akad nikah yang dilayani saat ini hanya mereka yang mendaftar sebelum awal bulan April.

“Akad nikah pun di Kantor Urusan Agama (KUA) dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditentukan,” katanya, Selasa (7/4/2020).

Cece menyebutkan, calon pengantin juga diwajibkan menggunakan masker dan sarung tangan sebagai langkah preventif saat akad nikah berlangsung.

Kemudian, jumlah keluarga yang menyaksikan akad pun dibatasi, tidak lebih dari 20 orang agar social distancing di KUA bisa diterapkan dengan baik.

Aturan tersebut, kata Cece, dibuat dalam kondisi kedaruratan kesehatan karena wabah COVID-19, pihaknya berharap masyarakat bisa memahami dan menyesuaikan. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Ledakan Puncak Corona Diprediksi April-Mei, Ridwan Kamil: Siapkan 1 Lantai di RSUD Pandega!

loading...

Komentar

Artikel Terbaru

Update Corona Pangandaran: 5 Orang Kontak Erat Dites Swab, 1 Pemudik Reaktif Rapid Test

PANGANDARAN, ruber.id - Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat telah melakukan tracing kasus COVID-19. Hal itu menyusul...

Kasus Corona di Garut Terus Bertambah, Total 2585 ODP

GARUT, ruber.id - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat merilis adanya tambahan 4 kasus baru ODP.

Korlesting Listrik, Ambulans di Tanjungsari Ludes Terbakar

TANJUNGSARI, ruber.id - Mobil ambulans yang sedang diperbaiki di Dusun Lanjung RT 01/06, Desa/Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ludes terbakar.

Rumah Pensiunan asal Sumedang Utara Nyaris Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Dapur rumah milik Wahyu, 74, di Dusun Kebon Kalapa RT 01/05, Rancamulya, Sumedang Utara, Sumedang ludes terbakar.

Hari Lebaran, Pangandaran Digoyang Gempa 5.1 Magnitudo

PANGANDARAN, ruber.id - Bertepatan dengan hari raya Idul fitri 1441 Hijriyah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kembali digoyang gempa, Minggu (24/5/2020).