Wednesday, 8 Apr 2020

Kasusnya Terus Melonjak, Pemkot Depok Tetapkan 73 Hari Tanggap Darurat Corona

Baca Juga

Amuk Api di Sukasari Sumedang, 3 Rumah Ludes Terbakar

  SUMEDANG, ruber – Sebanyak 3 unit rumah panggung di Dusun Karangsari RT 14/ RW 04 Desa Genteng Kecamatan Sukasari Sumedang ludes dilalap api, pukul...

Forum Pemuda Lakbok Jaya: Sosialisasi KPU Ciamis Masih Jauh dari Kata Ideal

ZONAMUDA, Ciamis -- Ketua Forum Pemuda Lakbok Jaya Nasiran menilai kinerja KPU Ciamis jelang Pemilu 2019 masih jauh dari kata ideal. Nasiran mengatakan, di Kecamatan...

Densus 88 Geledah Ruang Stand Bye Operator Gardu Induk PLN Tasik Terkait Terduga Teroris asal Cirebon

Densus 88 Geledah Ruang Stand Bye Operator Gardu Induk PLN Tasik Terkait Terduga Teroris asal Cirebon TASIK KOTA, ruber.id -- Tim Densus 88 AT Mabes...

Pemkab Pangandaran Siapkan 30 Posko Mudik Lebaran 2019

PANGANDARAN, ruber -- Menjelang mudik Idul Fitri 2019, Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Perhubungan mendirikan 30 posko lalu lintas. Kepala Bidang Lalu lintas Jalan Dinas...

DEPOK, ruber.id – Pemkot Depok, Jawa Barat menetapkan status tanggap darurat bencana corona virus atau COVID-19 selama 73 hari.

Kebijakan pencegahan penyebaran COVID-19 ini akan berakhir pada 29 Mei 2020.

Diberlakukannya kebijakan ini karena jumlah masyarakat terjangkit wabah terus bertambah setiap hari.

Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah mengatakan, Polres Metro Depok mendukung penuh berbagai upaya yang dilakukan pemerintah.

Seperti membantu pemerintah melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada sejumlah lokasi strategis dan pusat keramaian.

Seperti hari ini, kata Azis, kendaraan taktis milik pasukan Brimob yakni water canon lengkap dengan puluhan personelnya melakukan penyemprotan menggunakan mesin dan pakaian khusus.

Aksi ini juga melibatkan personel TNI dari Kodim 0508/Depok dan Pemkot Depok.

“Kami melaksanakan penyemprotan di sejumlah sudut kota. Khususnya di pusat kerumunan warga,” kata Azis didampingi Dandim 0508/Depok Kolonel Inf. Agus Israk Mi’raj.

Azis mengingatkan warga dapat mematuhi anjuran pemerintah dan petugas medis. Salah satunya, tidak berada di luar rumah.

“Yang sakit segera diisolasi, yang sehat jangan terpapar. Kami akan terus sosialisasikan dan upayakan pencegahan.

“Tapi tentunya, tanpa kesadaran dari warga ini akan sulit. Untuk itu, mari bersama dengan kesadaran pribadi, dapat mencegah penyebaran COVID-19 secara masif,” ajaknya.

Kasus Positif, PDP, dan ODP Terus Bertambah
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percapatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, data hingga Rabu, 25 Maret 2020, kasus terkonfirmasi positif naik.

Sebelumnya hanya 15 orang positif corona, kini mencapai 19 warga. Empat warga yang dirawat sembuh dan satu meninggal dunia.

Selanjutnya, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di Kota Depok hingga 25 Maret 2020, ada sebanyak 9 orang.

“Dalam hal ini kami perlu menegaskan bahwa status PDP ini, belum dapat dikatakan bahwa pasien positif atau negatif COVID-19.”

“Sebab masih harus menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dikeluarkan Public Health Emergency Operating Centre (PHEOC) Kementerian Kesehatan,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, dalam beberapa kategori juga terjadi peningkatan kasus.

Seperti PDP dari 142 orang, hari ini naik menjadi 173 orang.

Sebanyak 13 orang dinyatakan selesai, sedangkan 160 orang lainnya masih dalam pengawasan.

Selanjutnya, Orang Dalam Pemantauan (ODP), naik menjadi 568 orang, dari jumlah sebelumnya 440 orang.

Dari total ODP itu, sebanuak 187 orang dinyatakan negatif COVID-19, dan 381 orang lainnya masih dalam pemantauan. (R007/Moris)

BACA JUGA: Warga Depok Positif Corona 19 Orang, Empat Sembuh, Satu Meninggal Dunia

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Indramayu Belum Ditemukan, Tim SAR Maksimalkan Pencarian Hari Ini

INDRAMAYU, ruber.id - Memasuki tujuh hari pencarian, Kamsiah, 72, korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Indramayu, Jawa Barat belum ditemukan.

Longsor Timpa Rumah Warga di Sumedang Selatan, Sekeluarga Mengungsi

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Tebing longsor menimpa rumah warga di Dusun Kukulu RT 02/05, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang.

Kabar Baik! Bupati Garut Bakal Lunasi Utang Warganya ke Bank Emok

GARUT, ruber.id - Kabar baik datang dari Garut, Jawa Barat di tengah pandemi COVID-19 atau wabah corona ini. Ya,...

Dua Warga Cianjur Hanyut di Kali Cijedil, Budi Hilang Terseret Arus

CIANJUR, ruber.id - Budi, 46, warga Kampung Salaerih, Desa Benjot, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat tenggelam di Kali Cijedil, Selasa (7/4/2020) sore jam...

Kemenag Minta Warga Pangandaran Tunda Akad Nikah Selama Wabah Virus Corona

PANGANDARAN, ruber.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat meminta masyarakat untuk menunda rencana pelaksanaan akad nikah. Penundaan...