Wednesday, 8 Jul 2020

Kasus Pengaturan Skor Persikasi vs Perses Sumedang, Tinggal Menunggu Jadwal Sidang

Baca Juga

DPRD Kota Banjar Tetapkan Dua Raperda Menjadi Perda, 2 Raperda Lainnya Ditarik

KOTA BANJAR, ruber -- DPRD Kota Banjar menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil pembahasan panitia khusus (Pansus). Dalam rapat tersebut ada dua Raperda yang ditarik...

Inalillahi! Tebing Batu Timpa Jalan Pamengpeuk-Garut, Akses Lumpuh

CIKAJANG, ruber.id - Tebing batu di Jalan Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat longsor, Selasa (25/2/2020) sore sekitar jam 15.50 WIB.

Pemkab Pangandaran Alokasikan Rp7,1 Miliar Untuk Pelayanan Kesehatan Gratis

PANGANDARAN, ruber --Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Kesehatan mengalokasikan anggaran Rp7.136.000.000 untuk Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) di tahun 2019. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan di Dinas...

Ini Pesan Kapolres Sumedang Pada Hari Kebangkitan Nasional ke-111

SUMEDANG, ruber -- Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo memimpin upacara pada Hari Kebangkitan Nasional ke-111 yang dilaksanakan di halaman Mako Polres Sumedang, Senin (20/5/2019). Upacara tersebut...

Kasus Pengaturan Skor Persikasi vs Perses Sumedang, Tinggal Menunggu Jadwal Sidang

SPORT, ruber.id — Kasus tindak pidana pengaturan skor Liga 3 Indonesia, antara Persikasi Bekasi vs Perses Sumedang segera disidangkan.

Dilansir ruber.id dari Kompas.com, Ketua Satuan Tugas Antimafia Bola Brigjen Hendro Pandowo menyatakan berkas perkara kasus telah P21 atau dinyatakan lengkap, pada 16 Januari 2020.

“Pada 19 Januari 2020, kami menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Tinggi,” katanya di laman Kompas.com.

Dalam kasus ini, kata Hendro, polisi menghentikan penyidikan salah satu tersangka inisial HR, karena meninggal dunia.

“Tersangka HR, meninggal dunia November 2019. Sehingga, tanggal 23 Desember 2019 kami hentikan penyidikan, sudah kita SP3,” sebut Hendro.

Diketahui, Satgas Antimafia Bola menangkap 6 tersangka tindak pidana suap atau pengaturan skor (match fixing) ini.

Tersangka pertama yaitu inisial DS, wasit utama pertandingan antara Persikasi vs Perses Sumedang.

Lalu, Satgas Antimafia Bola juga menangkap tiga tersangka lainnya yang berasal dari manajemen Persikasi Bekasi, yaitu BT, HR, dan SH.

Kemudian, polisi kembali menangkap seorang perantara, inisial MR dan anggota bagian perwasitan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat, inisial DS.

Para tersangka, dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 11/1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Kompas.com/R003)

Baca berita lainnya: Lawan PSGJ Cirebon, Perses Sumedang Siap Tampil Menyerang

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Vivo Rilis Flagship Teranyar, Peminat X50 dan X50 Pro Cukup Bayar DP Rp500.000

GADGET & TEKNO, ruber.id - Vivo segera meluncurkan ponsel flagship perdananya di Indonesia, yaitu Vivo X50 series. Smartphone flagship seri X dari Vivo...

Ribuan Warga Sumedang Sudah Dites Swab dan Rapid, 2 Pasien Positif Corona Masih Dirawat Intensif

SUMEDANG, ruber.id - Hingga Selasa (7/7/2020), pasien positif corona asal Kecamatan Darmaraja dan Tomo masih dirawat intensif di RSUD Sumedang, Jawa Barat.

Polres Tasikmalaya Ringkus Tiga Pelaku Curanmor, Dua di Antaranya Kakak Beradik

TASIKMALAYA, ruber.id - Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tasikmalaya berhasil menggagalkan dan menangkap kawanan pelaku curanmor.

Selasa Siang, Pangandaran Juga Diguncang Gempa

PANGANDARAN, ruber.id - Setelah gempa bumi 6.1 Magnitudo menerjang wilayah Jepara, Jawa Tengah, gempa juga terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa...

Gempa 6.1 Magnitudo Guncang Jepara, Netizen: Kebumen Kerasa Banget

KEBUMEN, ruber.id - Gempa berkekuatan 6.1 Magnitudo mengguncang wilayah Jepara, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2020) pagi. Gempa terjadi jam 05:54:44...