SPORTS  

Juventus Ditahan Sassuolo, Hernanes: Lebih Baik AC Milan yang Tampil Buruk Tapi Menang!

Sassuolo vs Juventus
Eks pemain Juventus Hernanes. Foto from X Nicolo Schira

SPORTS, ruber.id – Hasil imbang 1-1 yang diraih Juventus saat menjamu Sassuolo di Allianz Stadium, pada matchday 30 Serie A, memicu reaksi beragam.

Meski tampil bagus dan dominan, Bianconeri (Julukan Juventus) gagal mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri.

Pada laga Juventus vs Sassuolo itu, si Nyonya Tua unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Kenan Yildiz di menit ke-14.

Namun, Sassuolo berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Abdrea Pinamonti di menit ke-52.

Hernanes: Main Bagus Tidak Cukup!

Usai laga, eks pemain Juventus, Hernanes, menilai situasi ini sejalan dengan pandangan pelatih AC Milan Massimiliano Allegri.

Hernanes menyoroti, bagaimana performa apik tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir.

Baca juga:  Verona vs Fiorentina, La Viola Jauhi Zona Degradasi

“Melihat Juventus bermain bagus tapi tidak menang melawan Sassuolo, saya jadi paham maksud Allegri.”

“AC Milan bisa tampil buruk di babak pertama, tapi tetap menang,” ujarnya dikutip dari akun X jurnalis Italia, Nicolo Schira, Minggu (22/3/2026).

Di sisi lain, penyerang Sassuolo, Domenico Berardi, meluapkan emosinya usai pertandingan.

Berarsi menegaskan, timnya layak mendapat respek lebih.

“Kami datang ke sini, untuk menghadapi tim besar seperti Juventus. Tapi di luar sana banyak yang meremehkan kami, menyebut ‘Scansuolo’ dan tim tanpa tujuan.”

“Malam ini, kami sudah menunjukkan siapa kami. Kami pantas dihormati,” tegas Berardi.

Spalletti: Keputusan para Pemain Tidak Dewasa!

Sementara itu, Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, turut memberikan penjelasan terkait momen krusial, termasuk kegagalan penalti.

Baca juga:  James Rodriguez Resmi Gabung Minnesota United!

Ia mengungkapkan, Manuel Locatelli sebenarnya siap menjadi eksekutor.

“Saya sudah berbicara dengan Locatelli. Dia ingin mengambilnya, dan saya memberinya kebebasan karena dia memang penendang utama,” jelas Spalletti.

Spalletti juga, menyoroti inkonsistensi permainan. Termasuk, keputusan yang kurang tepat dari Francisco Conceição meski sempat berkontribusi dalam proses gol Kenan Yıldız.

Menurutnya, Juventus seharusnya bisa mengunci kemenangan.

“Kami masuk ke area lawan hingga 10 kali, tetapi kurang matang dalam pengambilan keputusan.”

“Ada banyak situasi yang seharusnya bisa dimaksimalkan,” ucap Spalletti.

Meski kecewa, Spalletti menegaskan timnya harus segera bangkit.

Ia juga menunjukkan, optimisme terhadap masa depan timnya.

“Kami sangat terpukul dengan hasil ini, tapi harus menerimanya. Masih ada waktu untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” ucap Spalletti. ***