SPORTS  

Jose Mourinho Bertekad Singkirkan Real Madrid di UCL

Jose Mourinho Bertekad Singkirkan Real Madrid di UCL
Jose Mourinho dan Álvaro Arbeloa akan saling berhadapan sebagai pelatih. Foto from X Fabrizio Romano

SPORTS, ruber.id – Jelang laga krusial babak playoff leg pertama Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid, Pelatih Jose Mourinho, melontarkan pernyataan yang menarik perhatian.

Laga Benfica vs Real Madrid sendiri bakal digelar di Estádio da Luz, Lisboa, Portugal, Rabu (18/2/2026) dini hari. Kickoff pukul 03.00 WIB.

Dikutip ruber.id dari akun X jurnalis Eropa, Fabrizio Romano, Jose Mourinho menegaskan ambisinya untuk menyingkirkan mantan klubnya dari Liga Champions (UCL).

Namun di sisi lain, Mou tetap menyimpan harapan terbaik bagi Los Blancos di kompetisi domestik, La Liga Spanyol.

“Saya ingin menyingkirkan Real Madrid dari Liga Champions. Tapi, saya benar-benar ingin mereka menjuarai La Liga.”

Baca juga:  Agen Donnarumma: PSG Hancurkan Hubungan 4 Tahun dalam 10 Hari!

“Saya juga ingin, Álvaro Arbeloa bertahan sebagai pelatih Madrid selama bertahun-tahun,” ujar Mourinho, Selasa (17/2/2026).

The Special One, julukan Mourinho, memberikan pujian khusus kepada Álvaro Arbeloa yang saat ini menangani Real Madrid.

Menurut Mourinho, Arbeloa adalah sosok Madridista sejati yang memahami nilai dan tradisi besar klub tersebut.

“Dia Madridista sejati,” ungkap Mou.

Tetap Jaga Hubungan Baik dengan Presiden Real Madrid

Tak hanya itu, Mourinho menyatakan, hubungannya dengan Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, tetap terjalin sangat baik.

Bahkan, Pérez disebut mengirim pesan kepadanya saat resmi bergabung dengan Benfica.

“Ia mengirim pesan ketika saya menandatangani kontrak dengan Benfica. Dia mengatakan senang melihat saya kembali menangani klub besar,” kata Mourinho.

Baca juga:  Napoli Cicil Klausul Rilis Tinggi Højlund dalam 3 Tahun

Pelatih asal Portugal itu menegaskan, dedikasinya selama membesut Real Madrid menjadi alasan mengapa ia masih dihormati oleh para pendukung klub hingga kini.

“Saya memberikan segalanya untuk Real Madrid. Karena itu, orang-orang menghormati saya.”

“Saya akan menjadi Madridista selamanya. Koneksi ini tidak akan pernah berakhir,” tegasnya.

Mourinho pun, mengingat momen saat ia meninggalkan Santiago Bernabéu.

Ia menyebut, sebagai salah satu dari sedikit pelatih yang hengkang tanpa dipecat.

Bahkan, saat perpisahan itu, Pérez menyampaikan pesan yang membekas di benaknya.

“Hari saya pergi, presiden berkata: Anda sudah melakukan hal yang sulit, sekarang datang yang mudah.”

“Semua gelar Liga Champions yang mereka raih setelah itu, membawa kebahagiaan bagi saya,” ujarnya sambil tersenyum.

Baca juga:  Resmi Gabung Juventus, Edon Zhegrova Tiba di Turin Hari Ini

Kini, takdir mempertemukan kembali Mourinho dengan Real Madrid di panggung Liga Champions.

Meski sarat emosional, fokusnya tetap jelas. Yakni, membawa Benfica meraih hasil maksimal di leg pertama playoff UCL.

Tentunya, sembari menjaga rasa hormat mendalam terhadap klub yang pernah ia bela sepenuh hati. ***