Senin, 10 Agu 2020

Ini Akibatnya Jika Motor Injeksi Anda Sering Pakai Bahan Bakar Murah

Baca Juga

Bupati Jeje Janjikan Segera Bangun Jembatan Ambruk di Pangkalan Pangandaran

PANGANDARAN, ruber -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran akan segera memperbaiki jembatan yang ambruk di Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar. Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengakui...

Pemerintah Larang Penjualan Minyak Goreng Curah, Ini Dampaknya

Pemerintah Larang Penjualan Minyak Goreng Curah, Ini Dampaknya PANGANDARAN, ruber.id -- Wacana pemerintah melalui Kementerian Pedagangan mengeluarkan kebijakan berupa larangan penjualan minyak goreng curah direspons...

Ya Ampun! Bocah Ini Nekat Tusukkan Jarum ke Penisnya untuk Usir Kantuk

ruber -- Bocah berusia 13 tahun asal Provinsi Shaanxi, Tiongkok, nekat memasukkan jarum akupunktur sepanjang 11 sentimeter. Tujuannya, agar ia tidak mengantuk saat mengerjakan Pekerjaan...

Ribuan Petani Sumedang Belum Bisa Manfaatkan Kartu Tani, Ini Penjelasan Dinas Pertanian

SUMEDANG, ruber -- Sejumlah petani di wilayah Kabupaten Sumedang saat ini mulai mempertanyakan kegunaan kartu tani yang telah didistribusikan pemerintah. BACA JUGA: Kredit Macet Capai...

ruber.id – Seiring banyaknya motor injeksi yang ditawarkan perusahaan dari berbagai merek, pemilik motor ini pun semakin banyak.

Pada mesin motor berteknologi injeksi terdapat injektor yang merupakan komponen penting.

Fungsinya, menyemprotkan bahan bakar dengan cara pengabutan. Karena itu, performa maupun daya tahan komponen sangat bergantung pada pemakaian jenis bahan bakar.

Tentunya, sebelum membeli sepeda motor, calon pembeli sudah diberi tahu tentang cara pemakaiannya, hingga konsumsi bahan bakarnya.

Sayangnya, meski telah mengetahui hal tersebut, banyak pemilik motor injeksi tetap menggunakan bahan bakar dengan oktan rendah.

Padahal seharusnya, motor dengan teknologi injeksi membutuhkan bahan bakar beroktan tinggi agar performa mesin tetap terjaga.

Melansir dari situs resmi Suzuki, dijelaskan bahwa pengaruh menggunakan bensin beroktan rendah menyebabkan komponen FI (fuel injection) yang sensitif menjadi lebih mudah tersumbat.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa mesin berteknologi injeksi rata-rata rasio kompresinya tinggi, di atas 9 :1 agar sepeda motor menjadi lebih irit.

BACA JUGA: Mau Beli Motor Bekas? Ikuti Tips Ini Dulu Biar Anda Tidak Tertipu

Tetapi, hal ini baru bisa tercapai jika bahan bakar yang digunakan sesuai spesifikasi atau memiliki oktan tinggi.

Jadi, semakin besar kompresi mesin, maka bahan bakar yang dibutuhkan harus memiliki oktan tinggi.

Faktanya, masih banyak yang memakai bahan bakar beroktan rendah, sehingga muncul gejala detonasi (ngelitik) pada motor.

Perlu diketahui, pada dasarnya mesin injeksi sangat minim perawatan. Syaratnya, pemilik kendaraan juga harus selalu memakai bahan bakar beroktan tinggi, sesuai spesifikasi.

Salah satu penyakit yang paling sering dijumpai apabila Anda yang memiliki motor injeksi menggunakan bahan bakar beroktan rendah ialah pompa bensin sepeda motor macet.

Hal tersebut akan berpengaruh terhadap komponen lainnya, terutama aki yang akan lebih cepat habis atau tekor karena pompa bekerja lebih keras akibat kotoran.

Apabila masalah ini dibiarkan terus menerus, maka injektor akan mampet. Untuk itu, sebaiknya bagi Anda pemilik motor injeksi, mulai sekarang hindari membeli bahan bakar beroktan rendah.

Memang, harganya lebih murah, tetapi jika berakibat fatal terhadap kendaraan Anda, lebih baik membeli bahan bakar yang sesuai agar mesin motor terawat dan awet. (R004/Tasya)

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Guru asal Situraja Positif Corona Ikut Rapat, 10 Pegawai Disparbudpora Sumedang Isolasi Mandiri

SUMEDANG, ruber.id - Seorang guru di Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat positif corona. Guru yang juga panitia hajat...

Rancangan KUPA-PPAS Disetujui Enam Fraksi di DPRD Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Sebanyak enam fraksi di DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyetujui dan menerima penjelasan bupati. Hal itu terkait rancangan Kebijakan...

Bocah Tenggelam di Muara Ciasem Subang Ditemukan

SUBANG, ruber.id - Indra, 9, bocah yang tenggelam saat berenang di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat ditemukan, Minggu (9/8/2020) malam...

Disulap Jadi Camping Groud, Perkebunan Teh Margawindu Sumedang Makin Ramai Dikunjungi

SUMEDANG, ruber.id - Perkebunan teh Margawindu di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mendadak ramai dikunjungi para pecinta alam,...

Bocah asal Subang Hilang di Kali Muara Ciasem

SUBANG, ruber.id - Indra, bocah umur 9, hilag tenggelam di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (9/8/2020) sekitar jam 14.00...