Friday, 3 Apr 2020

Hati-hati Bahaya Junk Food, Obesitas hingga Kanker dan Stroke

Baca Juga

Lawan PSGJ Cirebon, Perses Sumedang Siap Tampil Menyerang

ruberSPORT -- Jelang laga kontra PSGJ Cirebon, Perses Sumedang memastikan bakal tampil menyerang. TONTON VIDEO LIPUTANNYA, KLIK: ruberTV Laskar Insun Medal pun siap membayar kekalahan atas...

Unjuk Rasa di Gedung Sate, Warga Jawa Barat Tak Rela Papua Lepas dari NKRI

KOTA BANDUNG, ruber.id -- Ratusan warga Jawa Barat yang tergabung dalam Aliansi Padjadjaran Untuk Papua-Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa Peduli Papua di depan...

Hari Ini Pilkades Serentak di Kota Banjar, Kesbangpol Klaim Aman dari Kerawanan

Hari Ini Pilkades Serentak di Kota Banjar, Kesbangpol Klaim Aman dari Kerawanan KOTA BANJAR, ruber.id -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kesbangpol Kota Banjar memastikan Pilkades...

Bisa Dihitung Secara Astronomis, 1 Ramadan Tahun Ini Dipastikan Seragam

ruber - Jelang 1 Ramadan, Kementerian Agama, BMKG, LAPAN, dan berbagai pihak terkait biasanya akan mengadakan sidang isbat. Di mana, bagian terpenting dalam sidang isbat adalah...

ruber.id — Saat ini, siapa yang tidak pernah mencicipi makanan junk food. Hampir setiap foodcourt di mal menawarkan makanan junk food atau siap saji.

Para orangtua pun terkadang memilih makanan siap saji untuk anak-anaknya.

Tak ayal, hal itu pun menjadikan anak menyukai junk food hingga mengonsumsi makanan ini menjadi suatu kebiasaan.

Memang, junk food memiliki rasa yang enak, namun jenis makanan ini mengandung tinggi kalori dan sedikit nutrisi.

Sebut saja makanan siap saji yang populer adalah kentang goreng, pizza, ayam goreng, dan hamburger.

Perlu Anda ketahui, junk food merupakan makanan pengganti makanan rumahan yang sangat mudah dan cepat diolah.

Tak hanya tinggi akan kalori, makanan ini juga mengandung banyak gula, lemak (terutama kolesterol), dan garam.

Sebagian restoran bahkan menggunakan minyak sayur yang mengandung banyak minyak trans atau lemak jenuh untuk menggoreng makanannya.

Minyak tersebut tidak baik untuk tubuh karena dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.

BACA JUGA: Catat! Makanan dan Minuman Ini Sebaiknya Tidak Disimpan di Freezer

Karena itu, penderita tekanan darah tinggi dan diabetes dianjurkan untuk sangat berhati-hati terhadap makanan siap saji.

Terlalu berlebihan mengonsumsi junk food juga dapat menambah berat badan dan sangat rentan mengalami obesitas.

Bahkan, kandungan lemak yang tinggi pada makanan ini juga dapat menyebabkan peningkatan kolesterol dalam darah, sehingga berisiko menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Makanan siap saji yang tinggi akan kalori, lemak, dan karbohidrat juga mampu menyebabkan lonjakan gula darah dalam tubuh Anda.

Lama-kelamaan jika sering dikonsumsi, dapat menyebabkan gangguan pada insulin dan Anda pun berisiko lebih besar terkena resistensi insulin serta diabetes tipe 2.

Anda yang terbiasa mengonsumsi junk food bersama minuman bersoda atau minuman manis yang tinggi kandungan karbohidrat, dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Sejak Corona Merebak, Miliarder Terkaya di Dunia Ini Tambah Kaya Raya

INTERNASIONAL, ruber.id - Sejak virus corona merebak dan mengancam umat manusia, orang terkaya di dunia, Jeff Bezos makin tambah kaya.

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.