Minggu, 20 Sep 2020

Gapura Kota Tahu: Bikin Malu Pribumi, Jadi Bahan Tawa Warga Luar Daerah

Baca Juga

Longsor Timpa Rumah Warga di Sumedang Selatan, Sekeluarga Mengungsi

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Tebing longsor menimpa rumah warga di Dusun Kukulu RT 02/05, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang.

Update COVID-19 Kota Banjar: 7 Orang Positif Corona, 2 di Antaranya Sembuh

BANJAR, ruber.id - Data pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kota Banjar, Jawa Barat tercatat 7 orang hingga Sabtu (25/4/2020). Dalam...

Tambah 4 Orang, 7 Warga Pangandaran Jalani Tes Swab COVID-19

PANGANDARAN, ruber.id - Sabtu (16/5/2020) malam, pasangan suami istri warga Kecamatan Cigugur menjalani pemeriksaan tes swab untuk memastikan jenis virus yang membuat...

Update Covid-19 Pangandaran: Total 59 Kasus, Isolasi 4 Orang

PANGANDARAN, ruber.id - Update Covid-19 Pangandaran, Perkembangan terkini kasus Corona di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat perlu lebih diwaspadai. Hingga...

SUMEDANG, ruber.id – Gapura Kota Tahu di Ciherang, Sumedang, Jawa Barat tak hanya viral di media sosial.

Kehadiran gapura ini jug membuat warga yang melintas dan melihatnya langsung jadi sareukseuk.

Warga lantas menamai tugu ucapan Selamat Datang di Sumedang Kota Tahu ini sebagai Gapura Kardus.

Warga menilai, gapura ini tak memiliki karya seni atau mencirikan Sumedang yang dikenal sebagai kota budaya.

Gapura ini juga dinilai warga didesain dan dibuat seadanya.

Warga Desa Ciherang Cepi, 28, menyebutkan, gapura berbentuk kardus ini tidak bernilai dan tidak memikiki karya seni.

“Iya, tidak mencerminkan khas Sumedang. Jeleknya, beberapa kubus di tabung gapura itu malah lebih mirip kardus.”

“Jadi sebel liatnya, tak ada seninya, percuma dibikin juga, itu tahu juga malah mirip kardus,” sebut Cepi di lokasi.

Cepi menilai, keberadaan Gapura Kardus di jalur jalan nasional penghubung Bandung-Cirebon ini justru akan menjatuhkan nama Sumedang.

“Iya kita aja orang Sumedang malu liatnya. Mungkin yang dari luar daerah mah malah ketawa,” ucapnya.

Untuk itu, Cepi berharap gapura tersebut segera dibongkar dan diganti dengan yang lebih baik.

“Iya bongkar lah, malu sama yang dari luar daerah,” pintanya.

Warga asal Cierbon, Bagus, 42, turut berkomentar.

“Iya aneh aja kita mah yang lewat sepintas gak ngerti itu apa yang kotak-kotak.”

“Tapi katanya itu tahu, saya malah ketawa begitu denger kalau itu maksudnya tahu, hahaha,” ucapnya sambil terbahak. (R003)

Baca berita sebelumnya: Gapura Kota Tahu: Sudah Dicemooh di Media Sosial, Diperiksa Inspektorat Pula

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Dua Rumah di Pamulihan Sumedang Ludes Terbakar

SUMEDANG, ruber.id - Dua rumah panggung di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang ludes terbakar, Sabtu (19/9/2020) malam sekitar jam 20.15 WIB.

Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Positif COVID-19

NASIONAL, ruber.id - Ratu Dangdut  Elvy Sukaesih positif COVID-19 dan dikabarkan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Putri Umi Elvy yaitu...

BJB Pangandaran Ngadigi, Digitalkan Sejumlah Objek Wisata

PANGANDARAN, ruber.id - Bank BJB bekerjasama dengan Pemkab Pangandaran, Jawa Barat dalam pengaplikasian QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard.

Sudah 4 Orang Meninggal karena COVID-19, Masih Banyak Warga Sumedang Melanggar Prokes

SUMEDANG, ruber.id - Sejak pandemi Covid-19 bulan Maret 2020 lalu, sudah ada empat warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang terkonfirmasi virus corona...

Catatkan 7 Kasus Baru, Konfirmasi Covid-19 Tasikmalaya 52 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Dalam dua hari terakhir, kasus konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat kembali bertambah tujuh orang, Sabtu (19/9/2020).