25.4 C
Indonesia
Jumat, September 17, 2021
spot_img

Dukun Cabul di Jatinunggal Sumedang Nyaris Gagahi Gadis 16 Tahun

KASATRESKRIM Polres Sumedang AKP Niki Ramdhany saat jumpa pers di Mapolres Sumedang, belum lama ini. dok/ruber.id

Dukun Cabul di Jatinunggal Sumedang Nyaris Gagahi Gadis 16 Tahun

SUMEDANG, ruber.id — LJ, gadis remaja usia 16 nyaris jadi korban birahi dukun cabul, BS, 43.

Dukun cabul asal Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang diklaim mampu mengobati berbagai penyakit dengan cara tradisional ini berupaya melakukan niat jahatnya dengan dalih menyembuhkan LJ dari pengaruh pelet.

BACA JUGA: Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung di Sumedang, Diancam Tak Diberi Makan, Ibu Meninggal Dunia, Dilakukan Sejak 2017

Sebelum bertemu dengan BS, LJ dikenalkan oleh salah seorang tetangganya.

Tetangga ini pula yang kemudian mempertemukan LJ dengan BS di rumahnya.

BACA JUGA:  Dua Pengedar Tembakau Gorila Ditangkap Polres Sumedang

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo melalui Kasatreskrim AKP Niki Ramdhany mengungkapkan, LJ nyaris disetubuhi pelaku BS, dengan dalih mengobati korban dari pengaruh pelet.

BACA JUGA:  Wow! Begini Aksi Sosial Polisi di Sumedang dalam Menyambut Hari Bhayangkara ke-73

Dalam prakteknya, BS meminta LJ membuka kalung yang dipakainya karena disebut BS sudah diguna-guna.

Selain itu, BS juga meminta LJ untuk membuka seluruh pakaian yang dikenakannya saat itu agar ia bisa membersihkan tubuh korban dari pengaruh pelet.

Untuk meyakinkan korban, BS juga meminta gadis polos ini untuk membaca doa-doa yang ia tulis dalam secarik kertas, selama ia melakukan ritual pembersihan pelet dari tubuh LJ.

“Saat di dalam kamar itu, korban diminta untuk membuka seluruh pakaiannya,” kata Niki kepada sejumlah wartawan, Kamis (7/11/2019).

BACA JUGA:  Wow! Begini Aksi Sosial Polisi di Sumedang dalam Menyambut Hari Bhayangkara ke-73

Namun, setelah korban terbaring tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh LJ, korban mulai melakukan aksi cabulnya.

Beruntung, saat hendak disetubuhi, korban tersadar hingga akhirnya melarikan diri dari dalam kamar tersebut.

SB, hanya bisa gigit jari karena niat jahatnya ini tidak tersalurkan.

“Korban lapor keluarganya saat itu juga. Ibu korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Unit PPA Satreskrim Polres Sumedang pada Selasa (5/11/2019) malam sekitar jam 19.00 WIB,” ucap Niki.

BACA JUGA:  Sejumlah Mantan Pejabat KPU Deklarasikan Timsus 1901, Targetkan 65% Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

Setelah menerima laporan, lanjut Niki, pelaku langsung ditangkap dan kini sudah mendekam di balik jeruji besi Mapolres Sumedang.

Niki menyatakan, atas perbuatannya ini, pelaku BS, dijerat Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 17/2016 tentang Perppu Nomor 1/2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

BACA JUGA:  Sumedang Catatkan 26 Kasus COVID-19 Baru, 13 di Antaranya dari Conggeang

Niki menambahkan, selain menangkap pelaku dan memeriksa sejumlah saksi, pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang diamankan meliputi satu potong baju sweater warna putih; satu potong bra warna merah; satu potong celana dalam warna pink; dan satu potong celana jeans panjang warna hitam.

“Hingga saat ini kami belum menerima laporan dari korban lainnya. Kami terbuka jika ada korban lain yang akan melakukan pelaporan terkait pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh dukun cabul BS,” ujar Niki. luvi

Baca berita lainnya: Ayah di Ujungjaya Sumedang Cabuli Anak Kandungnya yang Masih SMP

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles