Sunday, 5 Jul 2020

Dua Warga Indramayu Hilang Terseret Ombak Pantai Dadap

Baca Juga

Kesal Memori Internal Hape Penuh Padahal Kosong? Ini Solusinya

GADGET & TEKNO, ruber.id - Kamu kesal karena kerap menerima notifikasi memori handphone penuh? Padahal memori internalnya kosong sama sekali.

Tingkatkan Kualitas Guru RA, Mahasiswa KKN IAID Ciamis Gelar Workshop di Pangandaran

PANGANDARAN, ruber -- Sebanyak 30 Guru Raudlatul Athfal (RA) di Desa Bojongkondang, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran ikuti workshop peningkatan kualitas guru, Senin (5/8/2019). Kegiatan tersebut...

Densus 88 Anti Teror Geledah Kios Penjual Es di Indramayu

Densus 88 Anti Teror Geledah Kios Penjual Es di Indramayu INDRAMAYU, ruber.id -- Densus 88 Anti Teror geledah salah satu kios di Jalan Ahmad Yani,...

3 Bulan Menanti Pergantian, Hp Program Sapa Warga di Desa Pangandaran Ini Tak Kunjung Tiba

PANGANDARAN, ruber.id -- Beberapa handphone program Sapa Warga untuk ketua Rukun Warga di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, rusak.

INDRAMAYU, ruber.id – Dua orang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Dadap, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2020).

Kedua orang tersebut yakni Jaka, 17; dan Sowedi, 17, warga Blok Pulobi RT 02/08, Desa Dadap, Kecamatan Junti Kabupaten Indramayu.

“Basarnas Bandung menerima informasi ini dari kepala Desa Dadap, jam 20.10 WIB,” kata Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah, Sabtu malam.

Setelah menerima laporan, kata Deden, Basarnas Bandung mengirimkan satu tim rescue dari Pos SAR Cirebon jam 20.30 WIB.

“Estimasi, tim rescue dari Pos SAR Cirebon tiba di lokasi kejadian jam 22.00 WIB,” jelasnya.

Deden menjelaskan, menutut informasi yang diterima, korban hilang tenggelam saat berenang di pantai bersama teman lainnya.

“Kedua korban berenang dan mandi di Pantai Dadap, tapi kedua korban mandi terlalu jauh dari pinggir pantai, sekitar 50 meter.”

“Hingga kedua korban terseret ombak dan belum ditemukan hingga saat ini,” sebutnya.

Menurut penuturan saksi kedua korban sempat berteriak meminta tolong.

Adik salah seorang korban, kemudian mencoba berenang mendekati, tapi tidak tergapai karena korban sudah terbawa arus ombak.

“Warga sekitar juga sudah melakukan pencarian menggunkan perahu nelayan, tapi pencarian belum membuahkan hasil,” terangnya.

Tim SAR yang diterjunkan menuju lokasi dilengkapi sarana 1 unit rescue car, 1 unit perahu LCR.

Kemudian 1 set peralatan medis berikut 1 set peralatan komunikasi dan alat pelindung diri. (R003)

BACA JUGA: Warga Cilacap Tenggelam di Pantai Bojong Salawe Pangandaran

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Update COVID-19 Kabupaten Tasikmalaya: 5 Kasus Positif, ODP 9 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat sebanyak 5 orang. Dari total kasus...

Kabar Baik, Pasien Positif Corona di Garut Tinggal 1 Orang

GARUT, ruber.id - Kabar baik, pasien positif COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang masih dirawat tinggal tersisa 1 orang.

Seorang Pendaki Hilang di Gunung Guntur Garut

GARUT, ruber.id - Seorang pendaki dilaporkan hilang di Gunung Guntur, Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, Jawa Barat, sejak Sabtu (4/7/2020).

Alhamdulillah, Pasien Positif Corona di Kota Tasikmalaya Tinggal 2 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Dari 26 orang pasien positif corona asal Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, kini tersisa tinggal 2 pasien yang masih menjalani...

Update COVID-19 Pangandaran: 17 Positif, 10 Sembuh, OTG Masih Tinggi

PANGANDARAN, ruber.id - Hingga Sabtu (4/7/2020), total warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terkonfirmasi positif corona sebanyak 17 orang. Dari...