19.4 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021
spot_img

DPRD Pangandaran Dorong Petani Lebah Madu untuk Berinovasi

PANGANDARAN, ruber.id – Potensi budidaya lebah madu di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat akan lebih besar dengan memanfaatkan kawasan hutan bukan kayu.

Selain itu, potensi lebah madu yang ada di Pangandaran bisa digagas menjadi kawasan objek wisata.

Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin mengatakan, potensi lebah madu jangan hanya dijadikan kebutuhan konsumsi dan bisnis.

Selain dikonsumsi dan dijadikan bisnis, kata Asep, petani lebah madu harus berinovasi agar menjadi daya tarik wisatawan.

“Nantinya kan wisatawan bisa berkunjung ke kawasan pembudidaya lebah madu,” katanya, Kamis (19/3/2020).

BACA JUGA:  Aksi Demo Warnai Pelantikan Anggota DPRD Pangandaran, Ini Tuntutan Massa

Apalagi di Pangandaran ini banyak orang yang membutuhkan madu, namun mereka kerap kebingungan harus mencari di mana.

Asep menuturkan, peluang pasar kebutuhan tersebut dapat dimanfaatkan oleh pembudidaya dengan melakukan terobosan wisata lebah madu.

BACA JUGA:  Tak Bisa Jalan, Warga di Pangandaran Ini Dapat Bantuan Kursi Roda dari Ketua DPRD

Maka dari itu, salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut, yakni para petani lebah madu harus membuat organisasi.

Jika pembudidaya lebah madu berjalan dengan cara masing-masing akan sulit terwujud, nanti DPRD juga akan mendorong sesuai tupoksinya.

Terlebih, potensi dan ketekunan para pembudidaya lebah madu ini sangat luar biasa, bahkan madu Pangandaran bisa menjadi produk unggulan.

BACA JUGA:  [Prediksi] PDI Perjuangan Borong Kursi, Ini 40 Caleg Pangandaran yang Bakal Duduk di Parlemen

Asep menyebutkan, pembudidaya lebah madu bisa menghasilkan produk lebih maksimal jika disiapkan vegetasi yang baik, kemudian pembudidaya juga harus diberikan wawasan.

Karena, kata Asep, dirinya melihat dari mulai proses tahapan ke tahapan, pembudidaya lebah madu di Pangandaran masih dengan cara tradisional. (R002/dede ihsan)

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles