Tuesday, 7 Apr 2020

DPRD Jabar Berkomentar Soal Hp Sapa Warga di Pangandaran

Baca Juga

Persib dan Bobotoh Berduka, Ronaldikin Berpulang

BANDUNG, ruber - Keluarga besar Persib Bandung setelah salah satu fan setianya, Sodikin atau lebih dikenal sapaan Ronaldikin berpulang ke rahmatullah, Selasa (22/1/2019). Ronaldikin meninggal...

Korban Tewas Longsor di Sukabumi Jadi 8 Orang, Petugas Masih Terus Lakukan Pencarian

SUKABUMI, ruber -- Satu persatu jasad korban longsor di Sukabumi berhasil ditemukan petugas gabungan. Hingga jelang siang ini tercatat sebanyak 8 orang tewas akibat...

Buka-bukaan Mantan Napi Lapas Jabar: Napi Cantik Suka Dikerjain Dulu

ruber -- Mencuatnya isu narapidana dengan kelainan seksual di Lapas area Jawa Barat telah menarik perhatian banyak pihak. Merespons hal, tersebut, seorang mantan bicara blak-blakan...

Tabrak Lari di Jatinangor Sumedang, Kepala Pengendara Motor Pecah Terlindas Truk

JATINANGOR, ruber.id - Pani Paningen, 32, warga RT 03/04 Dusun Pasir Tukul, Kecamatan Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat menjadi korban tabrak lari. Pani tewas...

PANGANDARAN, ruber.id — Kerusakan Handphone program Sapa Warga yang diterima ketua RW di Kabupaten Pangandaran dikomentari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Anggota DPRD Jabar Dapil Ciamis, Kuningan, Banjar, Pangandaran, Herman Sutrisno mengatakan, pembelanjaan Hp dari program Sapa Warga di Kabupaten Pangandaran perlu dievaluasi.

“Kerusakan ponsel yang diterima ketua RW harus ditelusuri penyebabnya,” kata anggota Dewan dari Fraksi Partai Golkar itu, Jumat (21/2/2020).

Bisa saja cepat rusak lantaran spesifikasi Hp program Sapa Warga itu rendah, atau terlalu banyak aplikasi lain yang kurang bermanfaat sehingga baterai cepat panas.

“Harusnya dalam ponsel ketua RW itu hanya diisi untuk aplikasi Sapa Warga saja,” ujarnya.

Maka dari itu, kata Herman, mulai pembelanjaan hingga penggunaan ponsel tersebut harus ditinjau ulang upaya menghindari kerugian.

Selain itu, perlu adanya pemantauan penggunaan ponsel yang diterima ketua RW.

Apakah lebih banyak digunakan untuk keperluan lain atau hanya sebagai penunjang menjalankan tupoksinya saja.

Tak hanya Herman, Johan J Anwari yang juga anggota DPRD Jabar Dapil Ciamis, Kuningan, Banjar, Pangandaran, mengakui, bahwa program Sapa Warga merupakan program yang positif.

“Tapi pelaksanaannya juga harus dipastikan efektif,” kata politisi dari Fraksi PKB ini.

Johan meminta, program Sapa Warga ini perlu dievaluasi agar lebih efektif. Kemudian, jangan sampai ponsel untuk ketua RW itu digunakan sama anak atau cucunya. (R002/dede ihsan)

BERITA TERKAIT: Anggaran Pembelian Hp Program Sapa Warga di Pangandaran Rp127 Juta

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Rentan Terpapar Corona, 100 Jurnalis di Depok Jalani Rapid Test

DEPOK, ruber.id - Seratus jurnalis yang aktif melakukan peliputan di wilayah Depok, Jawa Barat menjalani tes rapid test, Senin (6/4/2020).

Pamsimas di Sumedang Selatan Ditutup Warga, Ini Alasannya

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Masyarakat di Lingkungan RT 05/04 tutup Pamsimas di Desa Sukagalih, Sumedang Selatan, Sumedang, Senin (6/4/2020).

Di Sumedang Utara, Bantuan untuk Pedagang di Sekolah Sudah Disalurkan

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Bantuan sembako dari Pemkab Sumedang, Jawa Barat sudah dibagikan kepada para pedagang di sekolah.

Warga Sumedang Tewas Tersambar Petir

UJUNGJAYA, ruber.id - Kiki Arta, 59, warga Duaun Pasir Tengah RT 01/05, Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Sumedang tewas tersambar petir, Senin (6/4/2020)...

Ada Lapak Asik, BPJamsostek Sumedang Pastikan Layanan Klaim JHT Normal Selama Pandemi COVID-19

SUMEDANG, ruber.id - BPJamsostek (Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Ketenegakerjaan) Kantor Cabang Sumedang memastikan setiap pelayanan pencairan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) berjalan...