21.4 C
Indonesia
Kamis, September 23, 2021
spot_img

Dengar Cerita dari Satgas TMMD, Bocah asal Depok Ingin Jadi TNI

DEPOK, ruber.id – Di tengah kesibukan mengerjakan pembangunan fisik, anggota Satgas TMMD ke 107 Kodim 0508/Depok menyempatkan bermaim dan bersenda gurau bersama anak-anak sekitar tempat tinggal mereka.

Diketahui, seluruh anggota Satgas TMMD dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU ini dalam sebulan ke depan, tidak akan pulang ke satuan mereka dan tinggal di rumah warga yang tidak jauh dari lokasi sasaran fisik TMMD.

Cara melepas lelah setelah bekerja seharian, anggota Satgas bermain bersama anak-anak, untuk menjalin keakraban.

Saat bermain tersebut, mereka mencoba berbagi cerita suka dan duka menjadi anggota TNI.

Pratu Kodir dari satuan Yon Armed-7/105 GS Kodam Jaya berbagi cerita dan pengalamannya selama bertugas.

BACA JUGA:  IPW Minta Polri Bubarkan Tes Massal Corona di Jawa Barat
BACA JUGA:  3 Poin Penting Hasil Rapat Evaluasi New Normal di Pangandaran

Sejumlah bocah pun tampak serius mendengar anggota Satgas bercerita yang sesekali diselingi dengan candaan.

Salah seorang bocah, Adang, 6, tampak antusias mendengar, yang sambil melontarkan pertanyaan kepada Pratu Kodir.

“Om (Pratu Kodir), kalau tentara punya senjata ya? Asyik dong bisa main tembak-tembakan?” tanya Adang polos, ditimpal tawa teman-temannya, Pratu Kodir dan rekannya.

Pratu Kodir pun menjawab pertanyaan Adang ini dengan penjelasan kegunaan senjata, bekal perlengkapan sebagai anggota TNI.

“Tentu, tapi tidak untuk tembak-tembakan. Senjata hanya boleh digunakan untuk menembak saat latihan dan saat perang saja. Selebihnya tidak boleh digunakan sembarangan,” jelasnya.

Usai mendengar cerita dan penjelasan Pratu Kodir, Adang mengaku tertarik dan mengaku jika sudah besar nanti mau jadi TNI.

BACA JUGA:  KEK Pangandaran Terganjal Administrasi, Ini Kata Ridwan Kamil
BACA JUGA:  KPU Kota Depok Umumkan Hasil Seleksi Administrasi, Warga Diminta Laporkan Rekam Jejak Calon Anggota PPK

“Om, kalau besar nanti saya mau jadi tentara seperti Om Kodir,” ucapnya.

Dalam kegiatan TMMD, seluruh anggota Satgas bekerja pada sasaran fisik.

Namun diharapkan pula bisa berinteraksi dengan warga. Contohnya, interaksi Pratu Kodir dengan anak-anak tersebut.

Tak hanya siang hari, malam pun anggota Satgas diharapkan dapat mencari kegiatan-kegiatan yang positif dengan warga.

Tujuannya, agar terjalin komunikasi, keakraban dan memberikan kesan positif saat kegiatan TMMD selesai.

Diketahui, TMMD ke 107 di Kota Depok, Jawa Barat ini rencananya akan ditutup pada 14 April 2020. (R007/Moris)

Baca berita terkait lainnya: Kodim Depok Segera Laksanakan TMMD ke 107

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles