28.4 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021
spot_img

Butuh Banyak Disosialisasikan, Baru 40% Warga Depok Gunakan QRIS

DEPOK, ruber.id – Kebijakan penggunaan sistem Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) belum 100% digunakan masyarakat.

Warga di Depok sendiri, baru 40% saja yang sudah menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran nontunai.

Ketua Kadin Kota Depok Miftah Sunandar menyebutkan, pemakaian QRIS di Depok terpantau baru mencapai 40%.

Sebab, aturan ini baru saja digulirkan. Sehingga masih butuh banyak disosialisasikan.

Kadin Depok, bersama pengusaha, dan pemerintah terus berupaya menyosialisasikan program QRIS.

“Sembari evaluasi pemakaiannya,” kata Miftah saat ditemui di wilayah GDC, Cilodong, Kota Depok, baru-baru ini.

Miftah menjelaskan, seharusnya kebijakan nasional yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) ini didukung oleh seluruh elemen ekonomi.

BACA JUGA:  Tipu Ratusan Jamaah Haji dan Umrah, Direktur PT Damtour Diringkus Polresta Depok
BACA JUGA:  Kepung Balai Kota, Ormas dan Mahasiswa Desak Pemkot Depok Segera Sahkan Perda Anti LGBT

Akan tetapi, kata Miftah, dalam prakteknya tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Untuk beralih secara langsung, memang tidak mudah. Contohnya saja, saat awal penggunaan kartu BPJS Kesehatan, untuk beralih tidak bisa secata spontan,” ucapnya.

Miftah mengakui, kebijakan QRIS juga berkesinambungan. Dengan munculnya berbagai dompet digital, yang mempermudah tiap proses transaksi keuangan.

“QRIS ini memang mempermudah. Kami juga mendukung, keberadaan dompet digital ini.”

“Tapi kembali lagi, sosialisasi harus dilakukan dengan gencar,” jelasnya.

Diketahui, BI secara resmi meluncurkan QRIS untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.

QRIS, merupakan satu-satunya standar QR code pembayaran untuk sistem pembayaran di Indonesia.

BACA JUGA:  HUT ke 60, bank bjb Tebar Promo Lucky Birthday 2021
BACA JUGA:  Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Warga Jawa Barat Tetap Waspada

Bank Indonesia mengembangkan sistem ini dengan menggandeng Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

Sistem QRIS ini menggunakan standar internasional EMV Co.1. (R007/Moris)

Baca berita terkait lainnya: bank bjb Raih The Best Digital Banking Innovation & The Best Banking in Financial Inclusion

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles