Saturday, 4 Apr 2020

Basarnas Bandung Evakuasi Ibu Melahirkan di Lokasi Banjir Karawang

Baca Juga

Bisnis Skin Care Natural Oil, Modal Kecil Untung Besar

SUMEDANG, ruber -- Sejak dahulu wanita-wanita Indonesia sangat suka merawat kesehatan kulitnya untuk mendapatkan kecantikan yang maksimal. BACA JUGA: Mengintip Manisnya Usaha Susu Murni di Sumedang Seiring...

Sejarah Panjang Perjalanan Bus Medal Sekarwangi, Eksis Berkat Fanatisme Penumpang Sumedang

BAGIAN 3 (Habis)SUMEDANG, ruber.id - Meski sempat diterjang badai krisis moneter 1998. Dan pada tahun 1996 ditinggal wafat perintis...

Perfilman Tanah Air Berduka, Aktor Senior Torro Margens Meninggal Dunia

JAKARTA, ruber -- Kabar duka menyelimuti dunia hiburan dan perfilman Tanah Air. Aktor senior Torro Margens meninggal dunia.  Kabar tersebut dikonfirmasi oleh putra sang aktor,...

Cegah Penyalahgunaan, Polres Banjar Periksa Senjata Api Anggota

KOTA BANJAR, ruber -- Mencegah penyalahgunaan senjata api, Polres Banjar melakukan pemeriksaan senjata api (Senpi) seluruh personel, Jumat (2/8/2019). Kegiatan pemeriksaan Senpi ini dilaksanakan di...

KARAWANG, ruber.id – Basarnas Bandung evakuasi seorang ibu yang melahirkan di lokasi banjir di Desa Taman Mekar, Kecamatan Pangkalan Karawang, Jawa Barat, Senin (24/2/2020) jam 17.25 WIB.

Dalam evakuasi ini, Basarnas Bandung menerjunkan satu tim rescue.

Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah menyebutkan, tim tiba di lokasi kejadian dan langsung mengevakuasi warga terdampak banjir di Dusun Cambulu, Desa Taman Mekat, Pangkalan.

“Di lokasi ini ada ibu melahirkan yang juga kami evakuasi,” kata Deden kepada ruber.id, Senin.

Deden menjelaskan, hingga jam 14.35 WIB, ketinggian banjir di desa ini bervariasi, mulai dari 30-200 sentimeter.

Deden menuturkan, data yang dihimpun, wilayah terdampak banjir terdapat di sejumlah titik.

Yaitu di Kampung Pasir Peundey RT 09/04, sebanyak 15 unit rumah 15 KK dan 60 jiwa.

Di Kampung Cihamulu RT 12/05, sebanyak 20 unit rumah, 20 KK dan 70 Jiwa.

Di Kampung Kereteg RT 01/02, sebanyak 25 unit rumah, 25 KK dan 100 jiwa.

Di wilayah RT 02/01, sebanyak 15 unit rumah, 15 KK dan 53 jiwa.

“Selain merendam wilayah pemukiman, banjir juga merendam areal persawahan seluas 10 hektare,” ujar Deden. (R003)

Baca berita lainnya: Balita asal Cianjur Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Tertimbun Longsor di Purwakarta Ditemukan Tewas

PURWAKARTA, ruber.id - Warga tertimbun longsoran jembatan di Purwakarta, Jawa Barat ditemukan tewas, Jumat (3/4/2020) sore Menurut informasi terbaru,...

Menaker Minta Pengusaha Bayar THR Lebaran Tepat Waktu, Telat? Ini Dendanya

NASIONAL, ruber.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta pengusaha di Indonesia tepat waktu membayar THR Lebaran. Jika terlambat, Menaker...

Alfamart di Ciamis Dijarah, Bawa Kabur Uang Rp20 Juta, Pelaku Lari ke Arah Banjar

CIAMIS, ruber.id - Sekolompok orang tak dikenal beraksi di Alfamart Nagrak, di Jalan Jenderal Sudirman 246. Tepatnya di wilayah...

Jembatan Longsor di Purwakarta, 6 Warga Terimbun

PURWAKARTA, ruber.id - Bencana longsor menerjang Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (3/4/2020) sore sekitar jam 15.00 WIB.

Tangani COVID-19, DPRD Pangandaran Geser Rp2.2 Miliar Anggaran Reses dan Bimtek

PANGANDARAN, ruber.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sepakat menggeser anggaran dua kegiatan untuk penanggulangan virus Corona (COVID-19).