21.4 C
Indonesia
Selasa, September 21, 2021
spot_img

Akibat Virus Corona, Masker di Pangandaran Hilang di Pasaran

PANGANDARAN, ruber.id – Sejak kehebohan wabah virus corona, peredaran masker di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menjadi langka.

Seorang warga Pangandaran Zaki mengeluhkan tidak menemukan masker di sejumlah apotek dan mini market.

Dirinya menduga, kondisi tersebut imbas dari wabah virus yang saat ini menjadi momok menakutkan di masyarakat.

“Sejumlah apotek di Pangandaran sudah saya datangi, bahkan di mini market juga kehabisan stok,” katanya kepada ruber.id, Senin (2/3/2020).

Zaki membutuhkan masker itu lantaran mengalami flu, sehingga saat dirinya berinteraksi dengan rekan kerjanya bisa menghalangi hidungnya.

BACA JUGA:  Pasien Dalam Pengawasan Corona Kabur dari RSUD dr. Slamet Garut

Seorang penjaga apotek di Kecamatan Pangandaran Yuli menyampaikan, kelangkaan masker tersebut sudah terjadi semenjak tiga minggu yang lalu.

BACA JUGA:  Warga Pangandaran Reaktif Rapid Test 3 Orang, 2 di Antaranya Suami Istri

Bahkan sebelum langka, harga masker naik drastis mencapai Rp200.000/box dari harga biasanya hanya Rp45.000/box.

Kenaikan harga masker tersebut, kata Yuli, terjadi semenjak maraknya diberitakan wabah virus corona yang melanda China.

Kemudian, kelangkaan dan mahalnya harga masker karena pasokan masker kurang dari distributor. Selain itu ada juga masyarakat yang membeli borongan. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: HMI Minta Pemkab Pangandaran Bentuk Tim Terpadu Cegah Penularan Virus Corona

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles