Rabu, 5 Agu 2020

6 Bulan Derita Penyakit Langka, Kulit Warga Pangandaran Ini Melepuh

Baca Juga

Beredar Kabar Objek Wisata Ditutup Kembali, Bupati Pangandaran: Tidak Benar

PANGANDARAN, ruber.id - Sebagian masyarakat diresahkan dengan beredarnya kabar objek wisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ditutup kembali.

Pajak Hotel Minim, Ini Upaya yang Akan Dilakukan Pemkab Pangandaran

PANGANDARAN, ruber -- Kesadaran bayar pajak hotel di Kabupaten Pangandaran terbilang minim. Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pihaknya tengah melakukan evaluasi mengenai penarikan pajak hotel...

Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Merosot Hingga Rp5 Miliar, KUD Minasari Pangandaran Jadi Penyumbang PAD Terbesar

PANGANDARAN, ruber.id -- Di tahun 2019, hasil tangkapan ikan laut nelayan di KUD Minasari Pangandaran merosot hingga menyentuh angka Rp5 miliar.

Gubernur Emil Minta Pengusaha Cafe Jual Biji Kopi dari Petani Jabar

KOTA BANDUNG, ruber -- Gubernur Jawa Barat HM Ridwan Kamil meminta pengusaha cafe memaksimalkan penjualan produk biji kopi dari petani di Jawa Barat. "Kami berharap...

6 Bulan Derita Penyakit Langka, Kulit Warga Pangandaran Ini Melepuh

PANGANDARAN, ruber.id — Rasa sakit mesti ditahan oleh Abdul Aziz, 50, selama 6 bulan belakangan ini, akibat sakit yang dideritanya.

Bahkan sampai memaksanya terbaring lemah. Terlebih, sejak 4 bulan terakhir ini penyakitnya semakin parah dan mengeluarkan aroma tak sedap.

Hingga saat ini Abdul Aziz yang tinggal di Dusun/Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, masih menderita penyakit langka, bagian kulitnya melepuh seperti bekas terbakar api.

Istri Abdul Aziz, Imas Maesaroh mengatakan, selama menderita suaminya pernah dibawa ke RSUD Ciamis.

Karena terkendala biaya, kata Imas, pengobatan di RSUD pun hanya bertahan 2 hari saja. Selain itu, penderita juga belum memiliki BPJS Kesehatan.

Padahal, dokter spesialis dari rumah sakit menganjurkan untuk dirawat. Tapi pihak keluarga menginginkan dan memaksa membawa pulang penderita lantaran keterbatasan masalah biaya.

Maka dari itu, kata Imas, dirinya mengaku sudah mengajukan pembuatan BPJS melalui Pemerintah Desa Karangjaladri. Bahkan akan aktif pada 2 Februari 2020 mendatang.

Mendengar kabar tersebut, Istri dari Bupati Kabupaten Pangandaran Ida Nurlela langsung menjenguk Abdul Aziz.

“Mau membantu proses penyembuhan suami saya, katanya mau dibawa ke RSUD Ciamis Jumat besok sambil nunggu BPJS aktif,” tuturnya kepada ruber.id belum lama ini.

Sementara, Ida mengaku, dirinya siap mendorong proses penyembuhan warganya itu.

Dirinya meminta Abdul Aziz untuk segera dibawa ke dokter spesialis agar mendapatkan penanganan lebih lanjut, meski BPJS-nya belum aktif.

Meski aktif BPJS-nya dua pekan lagi, kata Ida, pihaknya akan tetap mengupayakan bersama agar pasien bisa segera ditangani. (R002/dede ihsan)

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Minta Bukti Cinta, Gadis di Tasikmalaya Digagahi Pacarnya 2 Kali

TASIKMALAYA, ruber.id - Satreskrim Polres Tasikmalaya, Jawa Barat ringkus seorang pria berinisial F, 19. Pelaku ditangkap karena melakukan persetubuhan...

Bupati Sumedang Lantik 381 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya

SUMEDANG, ruber.id - Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir melantik 381 pejabat eselon III, dan IV di lingkungan Pemkab Sumedang, Rabu (5/8/2020).

Dua Petugas Medis di Puskesmas Conggeang dan 2 Perawat RSUD Sumedang Positif Corona

SUMEDANG, ruber.id - Dua perawat di ruang ICU RSUD Kabupaten Sumedang terkonfirmasi positif COVID-19, Rabu (5/8/2020). "Iya betul, hasil...

Ratusan Pejabat Sumedang Dilantik via Zoom

SUMEDANG, ruber.id - Ratusan pejabat administrator, pengawas, dan fungsional akan diambil sumpah janji jabatannya melalui aplikasi Zoom, Rabu (5/8/2020).

Daftar Skuat Inter Milan di Europa League

SPORT, ruber.id - FC Internazionale Milano telah mengumumkan daftar pemain jelanh putaran final Europa League 2019/20 ke UEFA. Pada laga...