Sabtu, 15 Agu 2020

Wah! Kuda-kuda Ini Tunjukkan Sinyal Tangkuban Parahu Bakal Alami Erupsi

Baca Juga

BPJAMSOSTEK Lakukan Kegiatan Promotif Preventif di PT Kingduan Industrial Indonesia

SUMEDANG, ruber.id - BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Sumedang ikut melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di masyarakat dengan melakukan rangkaian kegiatan promotif dan preventif...

Ratusan Ruang Sekolah di Garut Rusak, 56 Siswa Digabung Jadi Satu Kelas

LIMBANGAN, ruber.id - Tiga ruang kelas SDN Limbangan Timur 3, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat nyaris ambruk. Saat...

Belasan Bintara Polri Ikuti Tradisi Pembaretan di Polres Banjar

KOTA BANJAR, ruber -- Sebanyak 12 anggota bintara remaja Brigadir Polri yang terdiri dari angkatan 43 dan 42 mengikuti pembaretan, Rabu (24/7/2019). Sebelum mendapatkan baret,...

BPJamsostek Lakukan Monev dengan Kejaksaan Negeri Sumedang

SUMEDANG, ruber.id - BPJamsostek cabang Sumedang bersama Kejaksaan Negeri Sumedang mengelar monitoring dan evaluasi, Selasa (10/3/2020). Monitoring dan evaluasi...

ILUSTRASI. net/ruang berita

KBB, ruber – Sebelum muncul letupan gas yang mencuat dari Kawah Ratu, kawasan wisata Gunung Tangkuban Parahu pada Jumat (26/7/2019) sore, kuda-kuda wisata yang ada di area itu memperlihatkan tanda-tanda akan terjadi erupsi.

Pedagang di kawasan wisata Hendrik, 47, mengisahkan ceritakan detik-detik menegangkan menjelang letupan itu terjadi.

 

BACA JUGA: Kondisi Terkini Gunung Tangkuban Parahu, PVMG Minta Warga Tak Termakan Isu Liar

 

Menurutnya, sebelum kawah erupsi, kuda-kuda yang berada di area wisata terlihat panik. Bahkan, ada juga yang berlarian sambil meringkik keras.

“Lalu terjadilah letupan. Para pedagang berlari ke luar dari kiosnya. Saat itu kondisi langsung jadi gelap gulita karena tertutup abu. Wisatawan juga berlarian, mencari keluarganya,” ungkapnya, sebagaimana dilansir dari detik.com, Sabtu (27/7/2019).

Tak lama kemudian, menurut Hendrik, suara sirene peringatan pun berbunyi keras. Ia pun bergegas menuju jalur keluar. Ketika itu abu vulkanik mengguyur seperti air hujan.

Hendrik yang juga ketua RT itu mendapatkan laporan, terdapat sembilan warganya yang juga pedagang, mengalami luka-luka dan gangguan kesehatan karena abu, sehingga dibawa ke klinik.

“Ada yang terkena pada bagian matanya, ada juga yang sesak nafas,” terangnya.

Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi pada jam 15.48 WIB Jumat kemarin, dengan luncuran abu mencapai 200 meter.

PVMBG mengimbau warga agar tidak beraktivitas pada radius sekitar 2 kilometer dari Gunung Tangkuban Parahu. red

 

SUMBER: detik.com

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Hari Ini Ada 12 Warga Sumedang Positif Corona: 7 Tenaga Medis, 2 Situraja, Tomo, Ujungjaya, Rancakalong

SUMEDANG, ruber.id - Hari ini, Sabtu (15/8/2020), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kembali mencatatkan kasus baru pasien positif virus corona.

BPPSDMP Sebut Hasil Bumi di Pangandaran Tak Kalah Dengan Daerah Lain

PANGANDARAN, ruber.id - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Dedi Nursyamsi menyebut hasil bumi...

Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Dimulai Awal September

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat berencana memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah pada awal September 2020.

Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta

JAKARTA, ruber.id - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan subsidi kepada pekerja swasta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.

Ujang Endin Indrawan Sebut Pelaku UMKM dan IKM di Pangandaran Pejuang Perekonomian

PANGANDARAN, ruber.id - Bakal calon wakil bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan sebut pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dan IKM (Industri...