Vanessa Angel Pingsan Setelah Jalani Pemeriksaan 11 Jam

Artis Vanessa Angel Pingsan
Artis Vanessa Angel pingsan. ils/net

BERITA HIBURAN, ruber.idVanessa Angel pingsan saat keluar dari ruang pemeriksaan di gedung Subdirektorat Siber Reserse Kriminal Khusus. Kepolisian Daerah Jawa Timur, Rabu (30/12019).

Penyidik kemudian melarikannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, di dekat Polda.

Vanessa Angel keluar sekitar jam 23.00 WIB.

Menggunakan masker di wajahnya, dia keluar dampingi oleh anggota polisi wanita dan kuasa hukumnya.

Memang, rencananya, aktris FTV itu hendak polisi bawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Minggir mas, sakit, sakit,” kata salah satu kuasa hukumnya di laman viva.

Belum pasti betul apakah rencana pemeriksaan kesehatan Vanessa itu bagian dari proses penahanan atau bukan.

Baca juga:  Artis Terjerat Kasus Narkoba, Bocoran Identitas yang Bakal Susul Nunung dan Jefri

Biasanya, sebelum penahanan, penyidik memanggil dokter untuk memeriksa kesehatan seorang tersangka dan pemeriksaan secara medis di ruang penyidikan.

Nah, belum sampai masuk mobil, Vanessa pingsan di tengah kerumunan wartawan.

Anggota Polwan yang mendampingi lekas-lekas membopong Vanessa masuk ke dalam mobil.

Lalu melarikannya ke RS Bhayangkara Surabaya, yang berada di samping selatan area Markas Polda Jatim.

Pemeriksaan Vanessa dalam statusnya sebagai tersangka berlangsung lama, dari sekitar jam 11.00 hingga 23.00 WIB.

Bisa jadi, karena itu kondisi wanita rupawan ini kelelahan.

Belum lagi bayang-bayang akan penahanan.

Sebab, informasi dari lingkungan penyidik, surat perintah penahanan sebetulnya sudah siap.

Namun, tersangka Vanessa Angel tidak mau.

Baca juga:  Kandas dengan Athalla, Aisyah Aqilah Gaet Jeff Smith

Sebelumnya, polisi mengamankan Vanessa saat melakukan transaksi prostitusi online dengan seorang pria di kamar salah satu hotel di Surabaya, Jawa Timur pada awal Januari lalu.

Pria yang mengencani Vanessa adalah seorang pengusaha berinisial R.

Dia mengencani Vanessa melalui perantara muncikari dengan tarif Rp80 juta. (Arsip ruber.id)