Tergoda Gunakan VPN, Saldo Rekening 7 Orang di Garut Amblas

  • Bagikan
Vpn
Vpn

Garut, ruber — Pembatasan media sosial yang diberlakukan pemerintah beberapa waktu lalu membuat akses warga untuk berselancar di internet terganggu.

Alhasil, lantaran terdesak kebutuhan komunikasi via media sosial, tak sedikit pengguna internet yang memanfaatkan Virtual Private Network (VPN) agar lancar mengakses media sosial.

Banyak yang tidak menyadari bahwa penggunaan VPN ini bisa merugikan penggunanya sendiri.

Mimin, 34, warga jalan Ciledug, Kecamatan Garut Kota, termasuk salah satu korban VPN.

Sejumlah uang di rekening miliknya amblas setelah dia mengoperasikan VPN pada androidnya.

“Di HP saya memang ada aplikasi m-banking,” kata Mimin, sebagaimana dilansir dari Tribunnews.com, Senin (27/5/2019).

“Waktu whatsapp sedang diblokir itu, saya disaranin download VPN sama teman, supaya lancar,” ungkapnya

“Ya langsung saja saya instal, biar lancar pakai WA,” kata Mimin.

Dirinya baru menyadari jika uang di rekeningnya ludes tak tersisa saat hendak memeriksa saldo.

Padahal Kemenkominfo sudah melarang penggunaan VPN. Pasalnya, aplikasi tersebut bisa menyedot data pribadi si pengguna.

Menurutnya, total ada Rp 2,7 juta uang miliknya yang lenyap.

“Padahal saya tidak melakukan transaksi di m-banking. Hanya cek saldo. Namun, ketika dicek, sudah kosong uangnya,” keluhnya.

Ia lalu melapor ke pihak bank untuk menanyakan uangnya yang tiba-tiba hilang.

Dari keterangan pihak bank, Mimin jadi orang ketujuh yang melaporkan hal serupa.

“Kasusnya sama semua. Pakai VPN terus buka m-banking. Saldonya sampai habis,” ucapnya.

Mimin lalu mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan.

“Lebih baik uninstall aplikasi itu dari pada data pribadi tersedot,”katanya. red

 

SUMBER: Tribunnews.com

  • Bagikan