28.4 C
Indonesia
Selasa, Agustus 3, 2021
spot_img

Sakit Kepala seperti Ada Tali Mengikat Kuat? Ini Penyebabnya

TIPS & HOBI, ruber.id – Apakah Anda pernah merasakan sakit kepala yang rasanya seperti ada tali mengikat kuat pada kepala?

Siapa saja bisa mengalami kondisi tersebut. Hanya saja, lebih sering terjadi pada wanita dewasa.

Kondisi seperti itu disebut sebagai sakit kepala tegang atau tension headache.

Sakit kepala tegang memang cukup mengganggu, namun pada sebagian penderita tidak terlalu parah dan masih bisa melakukan kegiatan sehari-hari.

Pada umumnya, tension headache memiliki gejala utama berupa rasa sakit seperti tertekan pada dahi, kedua sisi kepala, atau kepala bagian belakang. Biasanya timbul saat bangun dari posisi berbaring.

Anda juga bisa merasakan sakit sampai ke pelipis, leher bagian belakang, atau bahu. Rasa sakit dapat berlangsung sekitar 30 menit atau berjam-jam, serta terjadi sekali atau berulang hingga 3 bulan.

BACA JUGA:  Cara Ini Efektif Hilangkan Sakit Kepala Tanpa Minum Obat

Bukan hanya keluhan sakit kepala, gejala lain juga dapat muncul, di antaranya nyeri otot, gelisah, konsentrasi terganggu, dan sulit tidur atau mudah terbangun saat tidur.

BACA JUGA:  Cara Ini Efektif Hilangkan Sakit Kepala Tanpa Minum Obat

Akan tetapi, sakit kepala tegang berbeda dengan migrain. Jika seseorang terserang migrain, kegiatan fisik dapat memperparah kondisi.

Selain itu juga disertai dengan munculnya gejala lain, seperti mual, muntah, atau gangguan penglihatan. Sedangkan pada sakit kepala tegang, kegiatan fisik tidak membuat kondisi ini semakin parah.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab sakit kepala tegang atau tension headache. Diduga, kondisi ini terjadi saat otot wajah, kulit kepala, dan leher menjadi tegang atau mengalami kontraksi.

BACA JUGA: Kenali 7 Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Gula

Berikut beberapa faktor yang dapat memicu ketegangan melansir dari alodokter.

BACA JUGA:  Cara Ini Efektif Hilangkan Sakit Kepala Tanpa Minum Obat

– Stres
– Kurang istirahat atau kelelahan
– Lapar
– Sinar matahari yang terik
– Aroma tertentu
– Postur tubuh yang buruk
– Kurang olahraga
– Konsumsi alkohol berlebihan
– Merokok
– Dehidrasi

Jika Anda merasakan gejala tersebut dan hanya sesekali terjadi, Anda tidak memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Cara Ini Efektif Hilangkan Sakit Kepala Tanpa Minum Obat

Tapi, segera periksa jika sakit kepala tegang muncul setelah kecelakaan, terutama jika terjadi benturan di bagian kepala, atau datang secara tiba-tiba dan menimbulkan sakit kepala yang parah.

Anda juga perlu memeriksakan diri jika gejala disertai mual dan muntah, leher kaku, demam, serta linglung, lemas, bicara tidak jelas, dan mati rasa.

Untuk mengatasi gejala dan mencegah risiko sakit kepala muncul kembali, salah satunya bisa dilakukan dengan terapi relaksasi.

Terapi ini dapat membantu meredakan sakit kepala tegang yang disebabkan stres. Dapat dilakukan dengan meditasi, yoga, atau pijatan di kepala.

BACA JUGA:  Cara Ini Efektif Hilangkan Sakit Kepala Tanpa Minum Obat

Anda juga bisa mencoba mengompres dengan air hangat di bagian dahi dan leher untuk membantu meredakan sakit kepala secara alami.

Bila ingin mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, Anda bisa memilih jenis paracetamol.

Bisa juga dengan obat pereda nyeri kombinasi, misalnya paracetamol dengan ibuprofen. Dengan kombinasi obat pereda nyeri bisa lebih efektif dalam mengatasi sakit kepala tegang.

Tetapi, jika sakit kepala tegang tak kunjung membaik, segera kunjungi dokter terdekat Anda. Karena, sakit kepala tegang atau tension headache dapat terjadi kapan saja.

BACA JUGA:  Cara Ini Efektif Hilangkan Sakit Kepala Tanpa Minum Obat

Sementara itu untuk mencegahnya, Anda dianjurkan memperbanyak konsumsi makanan bernutrisi, olahraga teratur, istirahat yang cukup, dan menjaga berat badan ideal. (CW-002)

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles