PELAYANAN e-KTP di Disdukcapil Kabupaten Pangandaran

19 Ribu Warga Pangandaran Belum Miliki e-KTP

PANGANDARAN, ruber.id — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mencatat sebanyak 19.023 warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Kepala Seksi Identitas Penduduk Disdukcapil Widie S Noor Rakhmat mengatakan, alokasi blanko e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ke Kabupaten Pangandaran hanya 500 keping setiap bulan.

Dari 500 keping blanko tersebut, kata Widie, diprioritaskan untuk yang belum pernah memiliki e-KTP dan statusnya Print Ready Record (PRR).

“Tapi kalau ada yang membutuhkan pembuatan e-KTP sangat mendesak, maka dengan pertimbangan toleransi akan kami layani,” katanya kepada ruber.id saat dijumpai di ruang kerjanya, Senin (2/12/2019).

Widie menambahkan, warga di Kabupaten Pangandaran yang sudah memiliki e-KTP tercatat 299.598 jiwa, sedangkan warga Pangandaran yang wajib memiliki e-KTP sebanyak 319.497 jiwa.

Jika dipersentasekan, kata Widie, jumlah wajib e-KTP dengan yang belum memiliki e-KTP sekitar 5%.

“Selain itu ada warga Pangandaran yang memilik e-KTP tapi masih Kabupaten Ciamis, jumlahnya tercatat sebanyak 10.983 jiwa,” tambahnya.

Widie menyebutkan, untuk warga Pangandaran yang belum memiliki e-KTP dapat menggunakan Surat Keterangan (Suket) sebagai administrasi kependudukan.

“Hingga saat ini, warga Pangandaran yang menggunakan Suket tercatat sebanyak 8.040 jiwa,” sebutnya. smf