Foto ilustrasi republika.co.id/ruber.id

Fakta Dukun Cabul di Sumedang, Ngaku Bisa Cabut Pelet Hingga Perdayai Gadis Umur 16 Tahun

SUMEDANG, ruber.id — Dukun cabul BS, 43, warga Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang kini sudah mendekam di balik jeruji besi Mapolres Sumedang.

Selama ini, BS dikenal sebagai orang yang mampu mengobati sejumlah penyakit melalui pengobatan alternatif.

BACA JUGA: Dukun Cabul di Jatinunggal Sumedang Nyaris Gagahi Gadis 16 Tahun

BS ditangkap usai kelakuannya yang berupaya menggagahi gadis di bawah umur inisial LJ.

LJ sebelumnya berobat kepada BS, karena dikenalkan oleh tetangganya.

Di mana, LJ disarankan tetangganya ini karena katanya terkena guna-guna alias pelet.

LJ dan dukun cabul BS pun bertemu di rumah tetangganya ini untuk diobati.

“Awalnya korban diminta membuka kalung yang dikenakannya karena kalung tersebut sudah terkena pelet,” ucap Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo melalui Kasatreskrim AKP Niki Ramdhany.

Niki mengatakan, modus BS yaitu meminta LJ membuka kalung yang dipakainya karena disebut BS sudah diguna-guna.

Selain itu, BS juga meminta korban membuka seluruh pakaiannya agar ia bisa membersihkan tubuh korban dari pengaruh ilmu pelet.

Niki menyebutkan, ntuk meyakinkan korban, BS juga meminta LJ untuk membaca doa-doa yang ditulis dalam secarik kertas.

LJ diminta membacakan doa-doa itu selama BS melakukan ritual pembersihan pelet.

“Saat diobati di dalam kamar itu lah korban LJ diminta untuk membuka seluruh pakaiannya,” sebut Niki.

Akan tetapi, kata Niki, setelah korban terbaring tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh, pelaku BS mulai melakukan aksi cabulnya.

Untungnya, saat hendak disetubuhi, korban sadar hingga akhirnya melarikan diri dari dalam kamar.

SB pun, hanya bisa menahan birahi dan gigit jari karena mangsa yang sudah di depan mata hilang seketika.

“Keluarga korban yang kemudian melapor ke Unit PPA Satreskrim Polres Sumedang. Laporan ini kami terima Selasa (5/11/2019) malam sekitar jam 19.00 WIB,” ucap Niki.

Niki menambahkan, setelah menerima laporan pelaku ditangkap dan kini sudah ditahan.

Atas perbuatannya ini, kata Niki, pelaku BS dijerat Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 17/2016 tentang Perppu Nomor 1/2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Selain telah mengamankan pelaku dan memeriksa saksi-saksi, Satreskrim Polres Sumedang juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Terdiri dari satu potong bra warna merah; satu potong baju sweater warna putih; satu potong celana dalam warna pink; dan satu potong celana jeans panjang warna hitam.

“Kami belum menerima laporan dari korban lainnya. Kami terbuka jika ada korban lain yang menjadi korban pencabulan dari dukun cabul BS,” ujar Niki. luvi

Baca berita lainnya: Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung di Sumedang, Diancam Tak Diberi Makan, Ibu Meninggal Dunia, Dilakukan Sejak 2017