Ilustrasi pengereman mobil. net/ruber.id

ruber.id — Salah satu kendala pada kendaraan baik itu motor ataupun mobil adalah rem blong, yaitu kondisi dimana rem tidak bisa berfungsi sama sekali.

Tak jarang, kasus rem blong menjadi penyebab utama kecelakaan yang terjadi di jalanan. Biasanya, rem blong ini juga tidak diduga oleh pemilik kendaraan karena jarang melakukan perawat. Mungkin saja pemilik kendaraan merasa mobil atau motornya baik-baik saja sehingga jarang dirawat.

Lalu, sebenarnya apa penyebab rem blong? Jawabannya, ada banyak yang menyebabkan rem blong. Berikut data yang berhasil ruber.id rangkum.

BACA JUGA: Berwajah Alien, New Yamaha MT-25 Makin Gahar

Penyebab rem blong bermacam-macam, mulai dari minyak rem yang habis sampai kanvas dan piston rem yang rusak. Perlu diketahui, piston atau kanvas rusak atau aus umumnya karena faktor usia. Cara mencegahnya, lakukan pemeriksaan berkala setelah kendaraan menempuh jarak 10.000 km.

Selain itu, tersumbatnya selang minyak rem juga menjadi salah satu penyebab rem blong. Penyebab ini biasanya terjadi pada mobil penumpang yang memakai sistem pengereman dengan tekanan fluida dari minyak rem dalam mekanisme pengereman.

Kondisi minyak rem dan selang minyak yang berukuran kecil pun sangat penting untuk selalu dicek.

Penyebab lainnya adalah seal piston master mengalami aus. Selain faktor usia, yang menyebabkan seal piston aus yaitu kualitas minyak rem yang sudah tak bagus karena sudah kadaluarsa atau sudah terkontaminasi karena terlalu sering membuka tutup tabung minyak.

Oleh sebab itu, disarankan untuk menguras dan mengganti minyak rem setiap setiap enam bulan atau maksimal 1 tahun sekali.

Jika sudah mengalami rem blong dan terjadi saat melaju di jalanan, apa yang harus Anda lakukan?

Yang pertma, Anda tidak boleh panik. Disarankan Anda segera menekan tombol lampu hazard dan klakson supaya kendaraan sekitar tahu kalau kendaraan Anda sedang bermasalah dan dalam keadaan darurat. Apabila sudah tenang, cobalah untuk menginjak rem dan rasakan.

Jika rem terasa lembut dan bisa sampai menginjak lantai mobil, kemungkinan penyebabnya adalah kekurangan minyak rem, kerusakan fungsi master silinder atau ada masalah di bagian kaliper rem.

Untuk mengatasinya, terus pompa rem. Hal itu untuk mengembalikan tekanan rem. Anda harus melakukan hal ini walaupun kendaraan sudah dilengkapi teknologi anti-lock breaking system (ABS).

Namun, jika pedal gas terasa keras, besar kemungkinan ada masalah pada pedal tersebut atau ada benda yang mengganjal pedal rem. Sebaiknya coba mencari tahu dengan kaki atau jika ada penumpang lain, minta bantuan mereka untuk memeriksa adakah benda atau barang yang mengganjal pedal rem. Seandainya ada, minta bantu mereka untuk menyingkirkannya.

Jadi sudah jelas ya, Anda jangan langsung panik jika mengalami rem blong. Alangkah baiknya, setelah berhasil menepi, Anda menghubungi montir bengkel langganan atau langsung ke bengkel resmi merek kendaraan yang Anda pakai. red