SUMEDANG, ruber.id — Adanya video porno yang diduga diperankan pasangan laki-laki dan perempuan asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat direspons cepat Polres Sumedang.

Diketahui, pada Senin (9/9/2019), dua video berdurasi 39 detik dan 3, 10 menit ini viral di media sosial.

BACA JUGA:
Satpol PP Sumedang Amankan Puluhan Pasangan Mesum di 6 Hotel, WNA Cina dan Pelajar di Antaranya

TONTON JUGA VIDEO
Satpol PP Sumedang Gerebek Pasangan Mesum dari Sejumlah Hotel

Dalam dua video yang beredar ini, tampak sepasang laki-laki dan perempuan memeragakan adegan ranjang.

Terlihat pula jika video tersebut sengaja direkam pelaku laki-laki dan diketahui oleh pemeran perempuannya.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengungkapkan, telah mengantongi identitas diri pelaku peng-upload video porno tersebut.

Ketika dikonfirmasi, kapolres menyatakan pelaku pemeran sekaligus penyebar video porno diduga warga asal Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang.

“Sementara bisa disimpulkan begitu,” katanya dikonfirmasi, Selasa (10/9/2019).

Pihaknya, kata kapolres, saat ini tengah melakukan proses penyidikan termasuk memburu pelaku peng-upload video porno tersebut.

“Pelaku peng-upload video sedang kami buru. Proses penyidikannya sedang berlangsung,” ujarnya.

Kapolres mengimbau, masyarakat laonnya tidak ikut menyebarkan video mesum tersebut karena bisa diancam dengan pidana.

“Kami mengimbau warga tidak turut menyebar video ini, karena berpotensi dipidana,” ucapnya.

Sementara, Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengaku prihatin atas menyebarnya video porno tersebut.

“Saya prihatin dengan menyebarnya video porno itu, apalagi pelakunya ada, sudah menyebar di mana-mana. Ini merupakan ekses dari globalisasi, ekses dari teknologi informasi, dan ini tentunya harus cepat diselesaikan,” ujarnya.

Ke depan, kata Dony, harus ada langkah-langkah strategis dari stakeholder terkait untuk mencegah kembali terjadinya perilaku menyimpang seperti adegan mesum yang divideokan, kemudian tersebar di media sosial ini.

“Ke depan tentunya harus ada penguatan akhlak, mulai dari lingkungan keluarga. Terutama lingkungan keluarga harus bisa menjaga keluarganya agar tidak terpapar perilaku-perilaku amoral,” sebutnya.

Pemerintah pun, lanjut Dony, melalui berbagai jenjang pendidikan harus lebih menanamkan akhlak moral kepada tiap anak didik, supaya tidak terjerumus kepada perilaku-perilaku amoral.

“Terutama itu, dari kalangan keluarga dulu, harus benar-benar bisa melindungi keluarganya, menjaga akhlak keluarganya sehingga terhindar dari perilaku amoral seperti adanya kejadian video porno yang beredar ini,” tuturnya.

Bupati Dony juga meminta Satpol PP Kabupaten Sumedang untuk terus meningkatkan pengawasan di wilayah Kabupaten Sumedang.
Sehingga kejadian seperti ini, lanjut Dony, dapat dimininalisasi.

“Satpol PP Sumedang juga saya lihat sudah bekerja dengan baik selama ini. Tinggal bagaimana ke depan dapat terus meningkatkan pengawasan, sehingga kejadian seperti ini dapat dicegah atau diminimalisasi,” sebutnya. luvi