MANTAN Bupati Tasikmalaya Tatang Farhanul Hakim (kiri). herman/ruang berita

TASIKMALAYA, ruber — Mantan Bupati Tasikmalaya Tatang Farhanul Hakim (TFH) mengatakan, pemindahan Ibukota Kabupaten Tasikmalaya dari yang semula di kota (Kini Kota Tasikmaya) ke Singaparna belum tuntas.

Untuk itu, TFH meminta agar hal ini dapat segera dituntaskan oleh Pemkab Tasikmalaya.

“(Untuk menuntaskannya) diperlukan konsentrasi,” ujarnya kepada ruber saat ditemui usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (26/7/2019) kemarin.

Bila pemindahan Ibukota kabupaten ini telah tuntas sepenuhnya, kata TFH, akan membangun kultur dan struktur masyarakat Singaparna yang identik belum sama dengan masyarakat kota.

Ibukota kabupaten di kampung, kata TFH, harus menciptakan kultur dan struktur masyarakat yang betul-betul dinamis, tingkat ekonominya maju dan kesejahteraannya meningkat.

“Dari kota ke Singaparna itu punya catatan Galunggung ngadeg tumenggung, artinya masyarakat sejahtera dengan kemakmuran sumber daya alamnya,” terangnya.

TFH menambahkan, pertumbuhan perekonomian melalui pertanian dengan teknologi yang canggih, Kabupaten Tasikmalaya pernah mampu mengekspor beras.

“Itu bukti dari peningkatan kualitas,” jelasnya.

Menurutnya, hasil panen yang diproses melalui manual dan tersentuh kimia tidak laku di pasaran luar, hanya untuk lokal.

Tapi, lanjut TFH, jika sudah meningkat kualitasnya, terjamin kesehatannya maka itu bisa diekspor ke Australia, Jerman, Amerika ataupun Jepang.

“Karena yang ahli pertanian di sana masih memerlukan hasil pertanian yang berkualitas,” katanya. herman

loading…