PEMBANGUNAN jembatan di Blok Lembah Putri, Kalipucang, Pangandaran dikhawatirkan hambat perjalanan calhaj menuju titik kumpul. smf/ruang berita

PANGANDARAN, ruber — Kemacetan yang terjadi akibat pembangunan jembatan di jalur jalan nasional di Kabupaten Pangandaran ancam keterlambatan aktivitas pemberangkatan calon jamaah haji.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh pada Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran Ujang Sutaryat mengatakan, rencananya calon jamaah haji dari Kabupaten Pangandaran bakal dilepas, Jumat (12/7/2019).

Keberangkatan calhaj asal Kabupaten Pangandaran akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kabupaten Pangandaran.

“Seluruh calon jamaah haji dari 10 kecamatan di Kabupaten Pangandaran akan berkumpul di Bumi Perkemahan, Blok Pamugaran, Pangandaran,” katanya kepada ruber, Selasa (9/7/2019).

Ujang menambahkan, calon jamaah haji harus mulai masuk ke lokasi Bumi Perkemahan Jumat siang jam 13.30-15.00 WIB.

“Kami khawatir dengan kondisi seringnya terjadi macet, karena ada pembangunan jembatan menjadi kendala kedatangan calon jamaah haji ke lokasi titik kumpul,” sebutnya.

Selain ancaman kemacetan akibat pembangunan jembatan, Ujang Sutaryat juga khawatir calon jamaah haji terlambat datang ke lokasi berkumpul sebab jadwal yang ditentukan secara kebetulan pas di hari Jumat.

“Untuk antisipasi keterlambatan kedatangan calon jamaah haji dampak dari pembangunan jembatan kami sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan dan Polri,” papar Ujang.

Ancaman keterlambatan kedatangan calon jamaah haji ini, kata dia, bakal terjadi kepada calon jamaah haji yang berasal dari Kecamatan Padaherang, Kecamatan Mangunjaya dan Kecamatan Kalipucang.

“Kami imbau kepada calon jamaah haji asal Kecamatan Padaherang, Kecamatan Mangunjaya dan Kecamatan Kalipucang bisa menganalisa jarak tempuh ke lokasi titik kumpul,” jelasnya. smf

loading…