Warga Diimbau Lebih Hati-hati saat Beraktivitas di Sungai

TASIKMALAYA, ruber — Rositar, 40, korban tenggelam Sungai Ciwulan Desa Linggalaksana Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya ditemukan tewas, Sabtu (6/7/2019) jam 08.30 WIB.

Jasad korban ditemukanbtim SAR gabungan pada operasi pencarian hari kedua. Korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai itu padanJumat (6/7/2019) sore.

BACA JUGA: Jatuh Terpeleset, Warga Cikatomas Tasikmalaya Hilang di Sungai Ciwulan

“Korban ditemukan tim SAR gabungan dan tim yang kami turunkan dari Pos SAR Tasikmlaya dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Joshua Banjarnahor, Sabtu pagi.

Jasad korban, kata dia, langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Pada operasi pencarian ini, selain Basarnas Bandung, juga anggota BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Koramil Cikatomas, Polsek Cikatomas, Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya, PMI Kabupaten Tasikmalaya dan Karangtaruna Linggalaksana.

Deden menambahkan, dengan banyaknya kejadian kondisi membahayakan manusia di sepanjang sungai di wilayah Jawa Barat warga diimbau untuk lebih berhati-hati. Khususnya dalam melakukan aktivitas di sungai.

“Pemerintah setempat mulai dari perangkat desa juga harus berperan aktif untuk menyosialisakan akan pentingnya keselamatan,” sebutnya.

Basarnas Jawa Barat sendiri, lanjut dia, mempunyai program RW siaga SAR. Di mana, hal ini sudah di terapkan di beberapa wilayah.

“Contohnya di Baleendah, perangkat desa dan warganya dilatih dan didukung kesiapannya dalam menghadapi hal yang mengancam nyawa bila terjadi kondisi membahayakan manusia.”

“Hal ini dinilai sangat efektif, karena dilihat dari penurunan grafik kondisi membahayakan manusia di sekitaran wilayah Bandung selatan.”

“Kami akan selalu terbuka kepada masyarakat terlebih untuk keselamatan bersama,” ujarnya. luvi

Sumber berita & foto: rilis, dokumen Basarnas Bandung

loading…