SUMEDANG, ruberID — Pemerintah Kabupaten Sumedang perlu lebih memerhatikan kesejahteraan para petani. Sebab, mayoritas warga Sumedang merupakan masyarakat agraris.

BACA JUGA: Widodo: Perbaiki Sistem Pemerintahan Agar Program Prorakyat Tepat Sasaran



Calon Bupati Sumedang periode 2018-2023 Kompol (Purn) H Setya Widodo mengatakan, petani di Sumedang masih kerap terlupakan. 

"Ironi, hingga saat ini sektor pertanian yang merupakan  penopang hidup petani masih terabaikan, faktanya saat ini hidup mayoritas petani di Sumedang belum terjamin," ujarnya saat silaturahmi dengan warga Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede, Sumedang, kepada Ruang Berita, Sabtu (3/3/2018).

Untuk mengembangkan sektor pertanian di Sumedang, kata Widodo, pemerintah perlu membuat suatu terobosan. Salah satunya melalui program akselerasi pembangunan sektor agro.

"Petani Sumedang yang menggantungkan hidup di sektor pertanian tentunya harus diperhatikan dan dijaga," tuturnya.

Widodo mengakui bahwa sektor pertanian merupakan mata pencaharian yang dimiliki masyarakat dengan tingkat ekonomi bawah. Sehingga perlu adanya perhatian lebih dari pemerintah sehingga keberadaan mereka tidak tergusur para pelaku besar dan di tengah kenyataan bahwa lahan pertanian di Sumedang terus berkurang dari masa ke masanya," tuturnya.

Untuk meningkatkan taraf kesejahteraan petani Sumedang, kata Widodo, jika upayanya dalam rangka menjemput takdir menjadi bupati Sumedang terealisasi, dia yang maju dari jalur perseorangan bersama cawabup Sonia Sugian telah memiliki sejumlah program yang prorakyat.

"Untuk menopang petani, saya punya sejumlah program unggulan. Di antaranya pembangunan irigasi terpadu, perwilayahan komoditas, bantuan alat dan mesin pertanian serta pupuk gratis, jaminan produksi dan harga paskapanen," sebutnya.

BACA JUGA: Setya Widodo, dari Ketua RW Menuju Sumedang1



Melalui program-program prorakyat tersebut, lanjut Widodo, tingkat kesejahteraan petani Sumedang bisa lebih terjamin.

"Yang tak kalah penting dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani ini adalah pemerintah nantinya harus mampu mengembangkan kawasan dan lahan serta reforma agraria. Ini menjadi penting dilakukan sebab lahan pertanian bukan bertambah, tapi justru berkurang," katanya. aminullah