aminullah/SUMEDANG

ALOKASI DAK Rp18 miliar pada APBD Sumedang 2016 masih misterius. Pasalnya, sejauh ini, pihak eksekutif (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) belum bisa menjelaskan secara detail rincian kegiatan dan jumlah anggarannya.

Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Asep Sumaryana mengatakan, penjelasan dari eksekutif terkait penggunaan DAK Rp18 miliar yang cair pada 31 Agustus 2016 tersebut belum clear.

"Alokasi Rp18 miliar belum jelas detail judul kegiatan dan jumlah anggarannya," ujar anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional ini kepada ruber.id.

Terpisah, setelah Fraksi PKS dan Fraksi Partai Gerindra mendorong DPRD dan TAPD untuk menggelar rapat terbuka terkait alokasi DAK Rp18 miliar, hal yang sama disuarakan oleh PAN yang masuk dalam fraksi gabungan.

Ketua DPD PAN Kabupaten Sumedang Ajat Sudrajat menyebutkan, masalah yang jadi berlarut-larut ini dikarenakan kondisi di internal DPRD yang tidak solid.

"Partai kan sudah mendorong anggotanya masing-masing. Persoalannya saat ini ada di ketua DPRD," sebutnya.

Ajat mengaku heran, ketika ketua DPRD mengaku puas dengan TAPD yang menyebutkan tidak ada anggaran yang hilang, di pihak lain, hal ini masih menjadi pertanyaan liar para anggota dewan lainnya.

"Kenapa anggota masih banyak yang belum tahu rinciannya dan terus bertanya," katanya. (*)