29.4 C
Indonesia
Minggu, September 26, 2021
spot_img

Penyakit Ini Ditandai dengan Demam Naik Turun, Waspadai Sebelum Terlambat!

ruber.id — Di musim pancaroba, berbagai penyakit mulai berdatangan. Hampir sebagian orang merasakan gejala yang sama.

Salah satu gejala yang sering dialami adalah demam dan meriang. Memang, bila tubuh sedang mengalami kondisi yang kurang fit, biasanya memberikan tanda-tanda.

Melansir dari Halodoc, disebutkan bahwa menurut Harvard Medical School, demam menjadi salah satu tanda paling umum ketika tubuh sedang melawan infeksi yang menyerang kesehatan.

Perlu Anda tahu bahwa normalnya, tiap manusia memiliki suhu tubuh mencapai 37 derajat celcius.

Namun, adanya bakteri dan virus yang menjadi penyebab infeksi pada manusia dapat menaikkan suhu tubuh.

Sehingga, seseorang dikatakan demam ketika suhu tubuh pada orang dewasa mencapai 38 derajat Celcius.

BACA JUGA:  Puskesmas Tanjungkerta Antisipasi Wabah DBD, Warga Diingatkan Lakukan Ini
BACA JUGA:  Wanita Harus Tahu! Ini Dampaknya Jika Anda Stres

Di saat mengalami demam dan suhu tubuh meningkat, tubuh memberi tanda bahwa sedang mempertahankan diri melawan virus dan bakteri yang menjadi penyebab infeksi tersebut.

BACA JUGA: Berikut Ciri-ciri Nyeri Haid Normal atau Tidak, Anda yang Mana?

Pada umumnya, demam akan reda dan hilang dalam waktu yang tidak lama. Anda bisa mengatasinya dengan mengonsumsi bantuan obat penurun demam yang diberikan oleh dokter atau yang dijual bebas.

Bahkan Anda tidak mengonsumsi obat sama sekali pun demam bisa turun dengan sendirinya.

Lalu, bagaimana jika demam yang Anda rasakan justru naik turun. Bila merasakan gejala tersebut, Anda harus waspada.

Karena, gejala demam naik turun menandakan Anda menderita beberapa penyakit yang cukup berbahaya.

BACA JUGA:  Biasa Tidur Tengkurap? Hati-hati Bahaya Ini Mengancam Anda

Di antaranya adalah penyakit demam berdarah. Penyakit ini memang ditandai dengan gejala demam naik turun.

BACA JUGA:  Manfaat Buah Nanas, Cegah Kanker hingga Tingkatkan Kesuburan

Demam berdarah merupakan penyakit infeksi virus dengue yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti.

Biasanya, Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di negara-negara subtropis dan tropis dan banyak terjadi pada musim hujan.

Jangan remehkan demam berdarah, karena menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang di beberapa negara asia, salah satunya adalah Indonesia.

Bukan hanya demam yang tidak kunjung reda, gejala lain demam berdarah adalah munculnya ruam pada beberapa bagian tubuh.

Anda juga biasanya mengalami mual, muntah, nyeri pada bagian mata, dan nyeri tulang.

Segera kunjungi rumah sakit terdekat dan lakukan pemeriksaan jika Anda mengalami gejala lain, seperti kelelahan terus menerus, muntah yang bercampur dengan darah dan keluar darah dari hidung.

BACA JUGA:  Manfaat Buah Nanas, Cegah Kanker hingga Tingkatkan Kesuburan

Bukan hanya demam berdarah, penyakit yang sering ditemukan pada negara beriklim tropis dan subtropis juga adalah malaria.

BACA JUGA:  Biasa Tidur Tengkurap? Hati-hati Bahaya Ini Mengancam Anda

Penyebab dari penyakit malaria adalah Parasite plasmodium. Jenis Parasite plasmodium berbeda di beberapa negara. Tapi, penularan penyakit malaria sama melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi.

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles