21.4 C
Indonesia
Kamis, September 23, 2021
spot_img

Pengunggah Usulan Tak Perlu Pajang Foto Presiden di Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

ILUSTRASI/net.ruang berita

ruber — Penyidik Polres Metro Jakarta Utara telah menetapkan Asteria Fitriani sebagai tersangka ujaran kebencian.

Asteria Fitriani telah memposting seruan tak perlu memasang foto presiden dan wakil presiden di sekolah-sekolah di akun Facebook pribadinya.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto menyebutkan bahwa tersangka AF patut diduga telah melakukan pelanggaran pidana.

“Dia melanggar baik Undang-Undang ITE maupun Undang-Undang hukum pidana,” sebutnya, sebagaimana dilansir dari liputan6.com, Jumat (13/7/2019).

Menurut Budhi, seruan Asteria agar tak perlu memasang foto presiden dan wakil presiden di sekolah-sekolah dianggap menyebarkan ujaran kebencian.

BACA JUGA:  Netizen Kian Kehilangan Selera di sosial Facebook

Hal itu juga termasuk penyiaran berita bohong yang berpotensi menimbulkan keonaran.

Ulah Asteria diduga untuk menghasut supaya orang lain tidak menuruti peraturan perundang-undangan, dan menghina kekuasaan sah yang ada di Indonesia.

BACA JUGA:  Pelaku Ujaran Kebencian Minta Maaf kepada Tenaga Medis di Pangandaran

“Kita telah minta keterangan para ahli, baik itu ahli ITE, ahli bahasa, ataupun ahli pidana. Postingan itu masuk kategori tersebut,” ungkap dia.

Atas perbuatannya, Asteria diancam pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45 a ayat 2 Undang-Undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE jo pasal 14 ayat 1 atau ayat 2, atau pasal 15 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

“Dia juga terkena pasal 160 KUHP atau pasal 207 KUHP. Ancaman hukumannya penjara maksimal enam tahun penjara, atau denda maksimal Rp1 miliar,” tuturBudhi.

BACA JUGA:  Menteri Susi Tantang Mark Zuckerberg Lomba Paddle, Hadiahnya untuk Belanja Kapal Patroli  

Diketahui, ulah Asteria Fitriani sempat menjadi perbincangan di media sosial. Pasalnya, dalam akunnya dua menuliska tidak perlu lagi memasang foto Presiden dan Wakil Presiden di sekolah-sekolah.

BACA JUGA:  Berbahaya, Masyarakat Diimbau Tidak Pakai VPN

Kalau boleh usul… Di sekolah-sekolah tidak usah lagi memajang foto Presiden & Wakil Presiden, turunin aja foto-fotonya.. Kita sebagai guru engga mau kan mengajarkan anak-anak didik kita tunduk, mengikuti dan membiarkan kecurangan dan ketidakadilan?. Cukup pajang foto GOODBENER kita ajaa… GUBERNUR INDONESIA ANIES BASWEDAN,” demikian dalam akunnya. red

SUMBER: liputan6.com

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles