Pengumuman! Pemudik Angkutan Umum Wajib Pakai Masker Tiga Lapis dan Dilarang Mengobrol

Mudik Lebaran 2022
Foto ilustrasi from Pixabay Istockphoto

JAKARTA, ruber.id – Bagi Anda yang berencana mudik tahun ini, terutama yang menggunakan angkutan umum, ada aturan baru yang dikeluarkan Satgas Covid-19.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melarang pemudik berbicara, baik secara langsung maupun melalui panggilan telepon.

Kebijakan ini berlaku untuk pemudik yang melakukan transportasi angkutan umum, baik melalui jalur darat, laut dan udara.

Ketentuan itu diatur melalui Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri (PPDN) Pada Masa Pandemi Virus Corona Disease (Covid-19) yang diteken oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto pada 2 April 2022.

“Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum darat, perkeretaapian, laut, sungai, danau, penyeberangan, dan udara,” demikian bunyi SE Satgas melansir dari CNN Indonesia, Senin (4/4).

Baca juga:  Arus Mudik di Gentong Mulai Ramai, Kapolres Tasikmalaya Kota Imbau Pemudik Berhati-hati

Tak hanya itu, pemudik juga diwajibkan menggunakan masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut dan dagu. Kemudian, wajib mengganti masker secara berkala setiap empat jam, dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan.

Warga juga diingatkan untuk tidak lupa mencuci tangan secara berkala menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer, terutama setelah menyentuh benda yang disentuh orang lain. Serta menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain serta menghindari kerumunan.

Dalam SE Satgas juga, warga tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Baca juga:  Satgas Covid-19 Desa Karangbenda Patroli ke Tempat Usaha

Seperti diketahui, pemerintah pusat tak melarang aktivitas mudik di tengah pandemi pada Idul Fitri tahun ini. Namun pemerintah menetapkan syarat khusus terkait Covid-19, di antaranya warga yang sudah menerima booster tidak perlu melampirkan hasil negatif Covid-19 saat akan mengakses transportasi umum.

Sementara warga yang baru menerima vaksin dua dosis wajib melakukan pemeriksaan rapid test antigen, dan warga yang baru menerima vaksin Covid-19 satu dosis harus melampirkan hasil negatif Covid-19 dari tes PCR.

Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 2 April 2022 sampai waktu yang ditentukan kemudian dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terakhir di lapangan ataupun hasil evaluasi dari Kementerian atau Lembaga.

Baca juga:  Berniat Ledakkan Bom, Densus 88 Ringkus 29 Terduga Teroris

Editor: R004