25.4 C
Indonesia
Minggu, September 26, 2021
spot_img

Pengembangan Teknologi Jabar Gandeng BPPT

BERITA BANDUNG, ruber.id – Pemprov Jawa Barat menjalin kesepakatan dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Tentang sinergitas, pengkajian, penerapan, dan pemasyarakatan teknologi di Jawa Barat.

Penandatanganan nota kesepakatan secara virtual tersebut dilakukan langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Mewakili Pemerintah Jawa Barat dengan Kepala BPPT Hammam Riza, dalam rangkaian Rakernas BPPT 2021.

Ridwan Kamil berharap, kerjasama ini dapat membantu pemulihan ekonomi usai terpuruk akibat pandemi Covid-19. Dengan pemanfaatan teknologi dan inovasi. Karena, Covid-19 telah memaksa semua pihak untuk lebih adaptif. Sehingga diperlukan reorientasi pemikiran ke arah yang lebih baik.

BACA JUGA:  Fitur Whatsapp Business dan Pembaruannya, Ketahui 5 Hal Ini

“Kami oleh Covid-19 diminta untuk adaptif. Sehingga kami sudah melakukan reorientasi mindset atau pemikiran ke arah yang lebih baik,” kata Ridwan Kamil. Di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (08/03/2021).

BACA JUGA:  Hilang di Sungai Citarum, Anak Gadis asal Karawang Ditemukan

Menurut Ridwan Kamil, ada tujuh potensi ekonomi baru Jabar yang membutuhkan dukungan dari BPPT. Pertama, Jabar sedang menyiapkan diri menjadi provinsi terbesar investasi level ASEAN.

Kedua, Jawa Barat tengah mengejar target menjadi provinsi swasembada pangan, ekonomi 4.0. Kemudian, ekonomi digital, ekonomi hijau, dan pariwisata regional, menjadi potensi ekonomi baru Jawa Barat.

“Karena itu, kalau ada teknologi food security dan agritech, kami sangat membutuhkan. Saya berharap, dari kerja sama tersebut, tujuh potensi ekonomi baru Jawa Barat mendapat dukungan maksimal dari BPPT. Semoga didukung maksimal oleh BPPT. Kami harap temuannya bisa kami terapkan di daerah,” ucapnya.

BACA JUGA:  Aplikasi Psikolog 911, Hadirkan Konseling Online

Ridwan Kamil mengaku, saat ini, Jawa Barat intens meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga, indeks inovasi daerah bisa terus bersaing.

BACA JUGA:  Seskoau Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap II

“Ada lebih dari 600 perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Barat. Harapannya, di tahun 2045, mayoritas penduduk usia muda di Jawa Barat bisa kompetitif. Berdaya saing, tangguh, produktif dan inovatif dengan teknologi,” tuturnya. (R003)

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles