Saturday, 11 Jul 2020

Pemerintah Batalkan Keberangkatan Jemaah Haji Tahun Ini

Baca Juga

Keren! 4 Mahasiswa UI Juara Nasional Desain Poster Hari Tembakau Sedunia

DEPOK, ruber.id - Lomba Desain Poster Tingkat Nasional dalam rangka Hari Tanpa diborong mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Mahasiswa UI...

Jadi Tersangka Pengeroyokan, 3 Siswa SMK Ujian Nasional di Polres Ciamis

CIAMIS, ruber -- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi siswa SMK dilaksanakan mulai Senin (25/3/2019). Sejatinya para pelajar melaksanakan ujian nasional itu di sekolah mereka...

Bulan Ini, Panitia Pilkades Serentak di Sumedang Sudah Harus Terbentuk

Bulan Ini, Panitia Pilkades Serentak di Sumedang Sudah Harus Terbentuk SUMEDANG, ruber.id -- Jelang Pilkades serentak 2020, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang,...

Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan, Calon Anggota Balwana Paksi STKIP SAS Ditempa melalui Diklatsar

SUMEDANG, ruber.id - Sebagai upaya menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang disiplin dan berkarakter. UKM Balwana Paksi STKIP Sebelas April Sumedang tempa calon anggota baru melalui Pendidikan...

JAKARTA, ruber.id – Pemerintah melalui Kementerian Agama membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia ke tanah suci Makkah pada tahun 2020.

Alasannya, Arab Saudi tidak membuka akses bagi negara manapun di tengah pandemi corona ini.

Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan, sejak wabah virus corona, Pemerintah Arab Saudi tidak membuka akses bagi jemaah haji dari negara manapun.

Hal ini membuat pemerintah Indonesia tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan.

“Khususnya dalam pelayanan dan perlindungan jemaah,” sebutnya dikutip ruber.id dari laman Kompas.com, Selasa (2/6/2020).

Sehingga, kata dia, pemerintah telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji padatahun 1441 Hijriah/2020 ini.

Keputusan ini dituangkan melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494/2020.

Fachrul menegaskan pembatalan pemberangkatan ibadah haji tahun ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia, tanpa terkecuali.

Ini artinya, kata dia, pembatalan tersebut tidak hanya berlaku untuk jemaah yang menggunakan kuota haji pemerintah, baik regular maupun khusus.

Tetapi juga jemaah yang akan menggunakan visa haji mujamalah atau undangan, atau furada yang menggunakan visa khusus yang diterbitkan pemerintah Arab Saudi.

“Jadi untuk tahun ini, tidak akan ada pemberangkatan haji dari Indonesia bagi seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Fachrul menjelaskan, selain persyaratan kemampuan secara ekonomi dan fisik, kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji harus dijamin dan diutamakan.

“Keputusan pahit ini, kami yakini yang paling tepat dan paling maslahat semuanya,” ucapnya. (R015/dede)

Baca Juga: Transportasi Jabodetabek Tetap Berjalan dengan Pembatasan, BPTJ Imbau Warga Tidak Mudik Lokal

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Tolak RUU HIP, Ribuan Warga Sumedang Bakal Kepung Gedung DPRD Minggu Besok

SUMEDANG, ruber.id - Sebanyak 42 Ormas, OKP, dan perkumpulan lainnya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat siap mengikuti aksi menolak RUU HIP, Minggu...

Gara-gara Ada Tambahan Positif Corona, Pelajar di Sumedang Belum Bisa ke Sekolah

SUMEDANG, ruber.id - Kembali bertambahnya kasus positif COVID-19 pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang, membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)...

Korupsi Infrastruktur, KPK Amankan Dokumen Penting di Kota Banjar

KOTA BANJAR, ruber.id - Penggeledahan Rumah Dinas Wali Kota Banjar dan kantor Dinas PU Kota Banjar, yang dilakukan KPK terkait kasus korupsi...

Agar UMKM di Tasikmalaya Tidak Terpuruk, Ini yang Dilakukan Kementerian Koperasi

TASIKMALAYA, ruber.id - Sebagai upaya menyelamatkan usaha mikro kecil dan menengah agar tidak terpuruk di masa pandemi COVID-19,...

Beredar Video MAF, Pasien Positif COVID-19 di Sumedang: Jagjag Waringkas, Jangan Panik Oke?

SUMEDANG, ruber.id - Setelah diamankan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang karena terkonfirmasi positif COVID-19, video MAF beredar di pesan...