21.4 C
Indonesia
Kamis, September 23, 2021
spot_img

MUI Jabar Kaji Wacana Haramkan Game Online PUBG

GAME PUBG. ils/net

ruber — MUI Jawa Barat kaji wacana untuk mengharamkan permainan game online PUBG.

BACA JUGA: Selandia Baru Akan Mengheningkan Cipta 2 Menit dan Siarkan Azan di Televisi Nasional

Dilansir dari laman tribunnews.com, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat mewacanakan untuk haramkan permainan Player Unknown’s Battleground (PUBG).

Sebelum terjadi kasus penembakan di Selandia Baru, pemerintah setempat di India sudah terlebih dahulu mengeluarkan perintah untuk melarang masyarakatnya bermain PUBG.

Di India, PUBG dianggap sumber dari beragam masalah sosial masyarakat yang akhir-akhir ini banyak diangkat pada media India, mulai seputar masalah rumah tangga, hingga akademis anak-anak dan remaja.

BACA JUGA:  Korban Tenggelam di Subang Belum Ditemukan, Tim SAR Tutup Operasi

Hasilnya, empat daerah di India menerapkan peraturan ini, melanggar masyarakat bermain PUBG di tempat umum hingga 31 Maret 2019 sembari dilakukan pertimbangan oleh pemerintah untuk tindakan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Tanggul Sungai Citanduy Jebol Minggu Dini Hari, Ratusan Rumah di Ciamis Teredam

Ketua MUI Jabar Rahmat Safe’i mengatakan, pihaknya akan melakukan edukasi untuk melarang masyarakat berperan dalam aksi teror.

Salah satunya adalah dengan pertimbangan mengeluarkan fatwa haram untuk game PUBG.

Namun, dengan statusnya yang masih dalam tahap pertimbangan, MUI mengatakan masih akan melakukan pengakajian tentang seberapa besar pengaruh negatif yang diberikan PUBG kepada para pemainnya.

Fatwa haram sendiri tidak bisa sembarang dikeluarkan oleh MUI.

BACA JUGA:  Sungai Cibeureum Meluap, Tiga Warga Cianjur Hilang Terseret Arus, 1 Tewas

Rahmat Safe’i mengatakan bahwa setelah melakukan pengkajian terhadap game ini dan dampak yang diberikan kepada masyarakat.

Pihaknya juga masih harus melakukan musyawarah dengan berbagi pihak sebelum dapat memberikan label atau fatwa haram kepada game PUBG. red

SUMBER: Tribunnews.com

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles