Mudah dan Praktis! Konsep Smart-Edu Seleksi CPNS Buatan ITB Cukup Pakai Smartphone  

ruber — Pertengahan Agustus 2019, Pemerintah akan menyelenggarakan seleksi PPPK, dan seleksi CPNS pada Oktober 2019.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menegaskan, pola seleksi CPNS 2019 dan PPPK 2019 masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Dikutip dari laman resmi bkn.go.id, Institut Teknologi Bandung (ITB) menawarkan sistem seleksi model baru yang nantinya akan dipakai untuk seleksi ASN.

Hal itu terungkap dalam pertemuan anatara BKN dengan pihak rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB) di Gedung Kampus ITB, sebagaimana dilansir dari tribunnews.com, Kamis (11/7/2019).

Pertemuan berisi pembahasan secara khusus ihwal sistem rekrutmen ASN melalui Computer Assisted Test (CAT).

Baca juga:  Kelahiran 2000 Jadi Trending Twitter, Apa Sih yang Dibahas Netizen?

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengungkapkan, BKN tengah mencoba mengeksplorasi teknologi mutakhir untuk diintegrasikan ke dalam sistem rekrutmen saat ini.

Pertemuan kali ini masih dalam tahap pembicaraan peluang kerja sama. Fokusnya pada jenis teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sistem rekrutmen sekarang.

Beberapa perwakilan ITB dalam kesempatan itu memaparkan sistem teknologi buatannya, misalnya tentang pelaksanaan ujian dengan teknologi smartphone, yang mereka namakan smart-edu.

Mereka juga memaparkan pengembangan sistem soal bagi peserta berkebutuhan khusus. Pertimbangannya, pemerintah juga membuka formasi disabilitas dalam rekrutmen ASN.

Kepala BKN mengungkapkan beberapa tantangan dalam sistem rekrutmen berbasis CAT. Di antaranya adalah masifnya pendaftar, hingga memastikan kepercayaan masyarakat bahwa tidak ada intervensi pihak manapun dalam sistem rekrutmen.

Baca juga:  Wajib Diberikan kepada Pekerja, Begini Sejarah Pemberian THR

“Bahkan, untuk jenis-jenis soal saja, BKN tidak tahu. Penyusunannya dilakukan konsorsium perguruan tinggi, dan langsung dienskripsi oleh Badan Sandi dan Siber Negara. BKN tinggal mengacak saja dalam sistem. Ruang untuk mengintervensinya tertutup,” tegasnya. red

 Foto: PELAKSANAAN CAT. ils/ruang berita

SUMBER: tribunnews.com