21.4 C
Indonesia
Kamis, Juli 29, 2021
spot_img

Keren! Universitas Indonesia Duduki Peringkat 47 Terbaik di Dunia

DEPOK, ruber.id – Universitas Indonesia (UI) dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Terbaik ke 47 tingkat Dunia.

Melesatnya peringkat UI di dunia ini karena mampu memberikan dampak luas bagi sosial dan ekonomi bangsa.

Melalui aktivitas penelitian, pengajaran, dan pengabdian masyarakat.

Pemeringkatan ini dilakukan oleh Lembaga Pemeringkatan Perguruan Tinggi bergengsi Dunia Times Higher Education (THE) World University Impact Rankings tahun 2020.

Yang mana melibatkan 766 universitas dari 85 negara di dunia.

Peringkat UI melesat jauh dari peringkat tahun lalu. Di mana pada tahun 2019, UI berada di peringkat ke-80 dunia.

THE merilis daftar World University Impact Rankings 2020 yang diumumkan melalui laman https://www.timeshighereducation.com/rankings/impact/2020, pada Rabu (22/4/2020).

World University Impact Ranking ini, satu-satunya pemeringkatan yang menilai kinerja universitas berdasarkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Hasil pemeringkatan University Impact Ranking berdasarkan penilaian kinerja Perguruan Tinggi dalam rangka pemenuhan SDGs yang telah ditentukan oleh PBB.

BACA JUGA:  Kenalkan Kaulinan Barudak, KKM STKIP Sumedang: Agar Anak Tak Kecanduan Game Online
BACA JUGA:  Kang Emil: Indonesia Peringkat 2 Dunia Penyumbang Sampah Plastik ke Laut

THE mengukur bahwa performa UI sebagai perguruan tinggi berhasil berdampak pada sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dengan nilai terbaik pada SDGs 1 – No Poverty (Mengakhiri Kemiskinan); SDGs 3 Good Health and Wellbeing (Memastikan kehidupan sehat dan sejahtera).

SDGs 4 Quality Education (Memastikan pendidikan inklusif dan berkualitas); dan SDGs 17 Partnership for the Goals (Merevitalisasi kemitraan global).

Sedangkan pada SDGs lainnya, perolehan skor UI yaitu SDGs 2: Zero Hunger (dengan peroleh peringkat 101-200 dunia).

SDGs 5: Gender Equality (73); SDGs 6: Clean Water and Sanitation (19); SDGs 7: Affordable and Clean Energy (101-200).

SDGs 8: Decent Work and Economic Growth (301-400); SDGs 9: Industry, Innovation and Infrastructure (101-200).

SDGs 10: Reduced Inequalities (301-400); SDGs 11: Sustainable Cities and Communities (101-200).

BACA JUGA:  Capaian Pembangunan Pangandaran 8 Tahun Terakhir

SDGs 12: Responsible Consumption and Production (=87); SDGs 13: Climate Action (201-300); SDGs 14: Life below Water (70).

SDGs 15: Life on Land (74); dan SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions (=53).

Prof Ari Kuncoro, SE, MA, Ph.D mengakatan, ini merupakan capaian besar dan menunjukkan bahwa UI semakin dikenal masyarakat global dan tetap menjadi yang terbaik di Indonesia.

BACA JUGA:  SMK Farmasi Nurul Firdaus, Sekolah Kompetensi Keahlian Farmasi Klinis

Di tengah situasi yang tidak mudah saat ini sebagai dampak dari pandemi COVID-19, UI tetap berkomitmen menghadirkan solusi atas permasalahan COVID-19, melalui aktivitas inovasi, riset, dan pengabdian masyarakat.

“Kontribusi para tenaga pengajar, peneliti, tenaga kependidikan, dan mahasiswa serta berkolaborasi dengan industri.”

“Pemerintah, dan masyarakat mampu membuat UI semakin melesat dan berdampak bagi negeri,” katanya.

Pemeringkatan ini, memberikan gambaran bahwa Perguruan Tinggi mampu mendukung pemerintah dalam pemenuhan SDGs PBB.

BACA JUGA:  SMK Farmasi Nurul Firdaus, Sekolah Kompetensi Keahlian Farmasi Klinis

Sehingga dapat mendorong semangat para civitas akademika UI untuk makin gencar berinovasi dan berkarya di dunia akademik.

UI memiliki 65 pusat riset, 14 fakultas, 1 program pendidikan Vokasi, dan 2 Sekolah Pascasarjana.

UI menyediakan 58 program studi sarjana, 68 program studi S2, dan 37 program studi S3. UI memiliki lebih dari 47 ribu mahasiswa dari D3 hingga S3.

Tidak terbatas bagi mahasiswa di Indonesia saja, UI juga menjadi tempat berkuliah bagi 1.410 mahasiswa asing dari 36 negara.

Saat ini, UI memiliki 2.016 tenaga pengajar serta memiliki kerja sama dengan 224 universitas partner se-dunia, dan terlibat dalam 15 asosiasi perguruan tinggi internasional. (R007/Moris)

BACA JUGA:  Reza Zaki: Sumedang Harus Belajar dari Konsep Saemaul Undong Korea

BACA JUGA: Cerita 2 Mahasiswi UI Jadi Relawan, Senang Jika Kondisi Pasien COVID-19 Semakin Membaik

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles