SPORTS  

Kapten Persib: Penghentian Liga 1 Lebih Berat dari 2015

Kapten Persib Bicara Liga Indonesia

BERITA BOLA, ruber.id – Kapten tim Persib Bandung Supardi Nasir menilai penghentian kompetisi tahun ini lebih berat dari tahun 2015.

Pada tahun 2015, Liga 1 terhenti akibat sanksi dari Federasi sepakbola dunia alias FIFA.

Sementara kompetisi Liga 1 Indonesia tahun ini berhenti sementara karena pandemi corona.

Melansir dari situs resmi klub, Persibcoid, Supardi mengaku masih mengingat betul bagaimana beratnya penghentian kompetisi liga tahun 2015 silam.

Supardi menilai, terhentinya kompetisi Liga 1 tahun ini tidak hanya memukul dunia sepakbola. Tapi juga menyerang berbagai sendi kehidupan.

“Sebagai pemain sepakbola profesional, tentunya sedih harus menerima kenyataan penghentian Liga 1 ini. Meski berat, kami harus tetap jalani.”

Baca juga:  Batal Resepsi di Tengah Wabah Corona, Pasutri Ciamis-Bogor Ini Bagikan Alat Kesehatan Usai Akad Nikah

“Penghentian liga untuk kedua kalinya ini lebih berat. Tapi yang harus kita ingat, di balik musibah ini ada hikmah yang baik,” kata Kapten Persib Bandung ini di situs resmi klub.

Supardi yang ikut mengantar Persib Bandung merengkuh gelar juara ISL 2014 ini. Mendukung penghentian sementara kompetisi liga di Indonesia ini.

Sebab, kata Supardi, keselamatan dan kesehatan banyak orang harus menjadi prioritas utama.

Supardi berharap, pandemi COVID-19 ini segera berakhir, dan Indonesia bisa kembali pulih.

“Meski berat, tentunya kami pasti mendukung kebijakan pemerintah. Akan kami jalani dan semoga wabah corona ini segera berakhir,” harap kapten Persib. (Arsip ruber.id/R003)