29.4 C
Indonesia
Selasa, September 28, 2021
spot_img

Kapten Persib: Penghentian Liga Indonesia Tahun Ini Lebih Berat dari 2015

SPORT, ruber.id – Kapten tim Persib Bandung Supardi Nasir menilai penghentian kompetisi tahun ini lebih berat dibanding tahun 2015.

Diketahui, pada tahun 2015, Liga 1 terhenti akibat sanksi dari FIFA.

Sementara kompetisi tahun ini dihentikan sementara karena pandemi corona.

Dilansir ruber.id dari situs resmi klub, Persib.co.id, Supardi mengaku masih mengingat betul bagaimana beratnya penghentian kompetisi liga tahun 2015 silam.

Supardi menilai, dihentikannya kompetisi liga tahun ini tidak hanya memukul dunia sepakbola, tapi juga menyerang berbagai sendi kehidupan.

BACA JUGA:  Bupati Sumedang Benarkan Ada Warga Positif Corona Dimakamkan di Buper Kiarapayung

“Sebagai pemain sepakbola profesional, tentunya sedih harus menerima kenyataan penghentian liga ini. Meski berat, kami harus tetap jalani.”

“Penghentian liga untuk kedua kalinya ini lebih berat. Tapi yang harus diingat, di balik musibah ini ada hikmah yang baik,” katanya di situs resmi klub.

BACA JUGA:  Update Corona Pangandaran, Sabtu 8 Agustus 2020

Supardi yang ikut mengantar Persib Bandung merengkuh gelar juara ISL 2014 ini, mendukung penghentian sementara kompetisi liga di Indonesia ini.

Sebab, kata Supardi, keselamatan dan kesehatan banyak orang harus lebih diprioritaskan.

Supardi berharap, pandemi COVID-19 ini segera berakhir, dan Indonesia bisa kembali pulih.

“Meski berat, tentunya kami pasti mendukung kebijakan pemerintah. Akan kami jalani dan semoga wabah corona ini segera berakhir,” harapnya. (R003)

BACA JUGA:  Update Corona Pangandaran, Sabtu 8 Agustus 2020

BACA JUGA: Liga 1 Indonesia Dijeda karena Corona, Febri: Keselematan Orang Banyak Jauh Lebih Penting

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles