oleh

Jangan Dibiarkan, Lakukan Hal Ini Ketika Anak Kecanduan Gadget

TIPS & HOBI, ruber.id – Selama pandemi corona, Indonesia memberlakukan pembelajaran secara online dan dilakukan di rumah. Dampak buruknya, anak menjadi kecanduan gadget.

Namun, alih-alih belajar, tak sedikit anak justru malah lebih sering bermain gadget ketimbang belajar.

Terlebih seiring berkembangnya zaman, teknologi menjadi hal yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Banyak anak menggunakan gadget untuk bermain games.

Tak ayal, banyak anak yang akhirnya kecanduan bermain games. Jika ini menimpa anak Anda, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar anak tidak kecanduan memakai gadget.

Mengutip dari How Gadgets and Digital Screens Are Harming Your Child dari Child Development Institute, orangtua atau pengasuh harus tegas dalam memberikan batasan yang jelas untuk anak-anak.

Berikut beberapa tindakan yang harus orangtua lakukan seperti dilansir dari laman Halodoc.

  • Batasi penggunaan gadget maksimal 30 menit setiap kali bermain. Berlakukan aturan ini juga untuk penggunaan TV, komputer, dan perangkat hiburan lainnya.
  • Anda harus menjadwalkan waktu yang tepat untuk menggunakan gadget dan rencanakan kegiatan fisik yang menyenangkan untuk mengalihkannya.
  • Sebaiknya simpan gadget, televisi, komputer, dan perangkat hiburan lainnya di tempat yang tidak terjangkau setelah digunakan oleh anak.
  • Biasakan tidak memberikan gadget saat makan, mengerjakan pekerjaan rumah atau waktu tidur.
  • Jangan lupa memberikan pujian kepada anak ketika dia berhasil dan taat kepada aturan yang ditetapkan.
  • Dorong anak untuk bermain permainan outdoor bersama teman-teman sebayanya.

Bila Anda tidak memberikan batas atau aturan yang jelas pada anak yang suka bermain gadget, efeknya tentu merugikan anak.

Biasanya, dampak bisa terjadi pada postur tubuh, karena anak-anak yang bermain gadget tidak memperhatikan hal-hal seperti postur, jarak layar, dan kecerahan layar yang mempengaruhi penglihatan dan kesehatan.

Tentunya Anda sudah mengetahui bahwa menatap layar dalam waktu lama menyebabkan ketidaknyamanan dan bisa menimbulkan mata kering, iritasi mata, dan sulit untuk fokus.

Bahkan, menghabiskan banyak waktu dalam satu postur juga dapat menyebabkan sakit leher dan punggung. Kondisi terparahnya, kecanduan gadget bisa memicu anxiety disorder atau depresi pada anak, ketika dijauhkan dan dilarang bermain gadget.

Apabila Anda melihat tanda-tanda anxiety disorder, segera temui psikiater atau psikolog untuk membantu anak lebih tenang dan mengajari ibu dalam menangani anak-anak. Atau, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter anak.

Pada umumnya, teknologi sebenarnya tidak selalu buruk, bahkan bisa digunakan untuk memudahkan kehidupan.

Hanya saja, perlu disadari adanya efek samping yang bisa muncul jika hal ini digunakan secara berlebihan.

Oleh karena itu, orangtua wajib meluangkan waktu untuk berdiskusi terkait waktu penggunaan gadget. Anda juga dianjurkan meluangkan waktu untuk bermain bersama dan menghabiskan waktu dengan si Kecil. Selain mempererat hubungan, menghabiskan waktu bersama juga dapat mencegah anak kecanduan bermain gadget. (CW-002)

BACA JUGA: Orangtua Jangan Keliru! Bentuk Karakter Positif Anak dengan Prinsip Parenting Ini

loading...

Komentar