29.4 C
Indonesia
Selasa, September 28, 2021
spot_img

Hati-hati Penipuan Bermodus iPhone 11, Ini Saran Menghindarinya

BERITA TEKNO, ruber.id – Antusiasme warga untuk memiliki iPhone 11 atau iPhone 11 Pro, dimanfaatkan oknum untuk melakukan penipuan.

Mereka yang berhasrat ingin memiliki gadget terbaru ini pun jadi sasaran empuk untuk phising dan scam dari para penipu online.

The Australian Communications and Media Authority (ACMA) pun meminta warga untuk lebih berhati-hati, khususnya ketika menerima e-mail penipuan bermodus menang undian iPhone 11.

“Ini phising scam yang terhubung ke situs palsu. Anda dijebak buat memberikan username, pasword, atau data kartu kredit,” kata ACMA di laman detikcom.

BACA JUGA:  Bocoran Spek dan Harga Kamera GoPro Hero 10 Black

Modus lainnya yaitu melakukan jebakan kepada orang untuk masuk ke situs Apple yang juga palsu. Tujuannya, untuk mendapatkan data Apple ID.

BACA JUGA:  Resmi Meluncur, Ini Kelebihan iPhone 13 Series

Selain itu, ada juga modus scam iCloud dengan memberikan ancaman data akan hilang dalam 48 jam, kecuali memulihkan akun dengan melakukan link yang merupakan jebakan.

ACMA menyatakan, penipuan bermodus produk Apple ini meningkat usai peluncuran iPhone 11. Kerugian akibat scamming di Australia ini meningkat tiga kali lipat dari 3 tahun lalu.

Komisi persaingan usaha Australia lewat situs mereka ScamWatch menyatakan, kerugian dari phising tahun ini mencapai AUD 1 juta setara Rp9.5 miliar, dari total 18.000 laporan kasus scamming.

Salah satu penyebab orang mudah terjebak ditengarai karena komplotan penipu menyasar uang yang tidak terlalu besar dari korban, dan biasanya korban pun malu untuk melapor.

BACA JUGA:  Lima Hape China Tingkat Dewa, Bikin Keder iPhone
BACA JUGA:  Lima Hape China Tingkat Dewa, Bikin Keder iPhone

Beberapa saran ini dapat menghindarkan diri dari penipuan phising dan scam. Di antaranya cek selalu e-mail pengirim.

Lalu, harus curiga dengan typo, harus curiga pula dengan aneka link yang diberikan, serta harus selalu curiga dengan penawaran yang terlalu mudah. Yang tak kalah penting, jangan memberi info akun pribadi lewat email atau telepon. (detikcom)

Related Articles

1 KOMENTAR

Comments are closed.

- Advertisement -

Latest Articles