Monday, 25 May 2020

Hama Serang Ratusan Hektare Sawah di Karawang

Baca Juga

Pemerintah Cabut Blokir, Akses Media Sosial Kembali Normal

ruber – Seusai kerusuhan massa di sejumlah titik Ibu Kota pada 21-22 Mei 2019, pemerintah memblokir fitur-fitur tertentu pada media sosial. Tujuannya untuk menekan...

Ada Keretakan dan Penurunan Struktur Stadion GBLA, Ini Penjelasan Pemkot Bandung

BANDUNG, ruber - Kelayakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk menggelar pertandingan sepak bola masih perlu dikaji lebih lanjut. Pemkot Bandung perlu mengukur...

Bantuan Air Bersih dari BPBD Kota Tasik Disambut Antusias Warga Perum Nanggela

Bantuan Air Bersih dari BPBD Kota Tasik Disambut Antusias Warga Perum Nanggela TASIK KOTA, ruber.id -- Meskipun sudah memasuki musim hujan, stok air bersih di...

Sebelum Hilang Terseret Arus Sungai Citarum, Kakek asal Karawang Ini Nazar Sesuatu

KARAWANG, ruber.id - Suparta, 56, kakek asal Dusun Ramambe RT 01/02, Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat, tenggelam di Sungai Citarum,...

KARAWANG, ruber – Ratusan hektare areal persawahan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Karawang diserang berbagai jenis hama atau organisme penganggu tanaman.

Kondisi ini membuat Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Karawang waspada meski serangan hama masih sebatas di spot-spot areal persawahan. Sebab, serangan hama ini terjadi di areal persawahan di beberapa kecamatan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Distan Karawang, Wawan Kuswandi mengatakan, sesuai pendataan petugas di lapangan, organisme pengganggu tanaman kini telah menyerang areal sawah di Kecamatan Rengasdengklok, Rawamerta, Tirtajaya, Cibuaya, Telukjambe Timur, dan areal sawah di Kecamatan Karawang Barat.

Selain itu, areal persawahan di daerah sekitar Kecamatan Ciampel, Cibuaya, Pangkalan, Jatisari, dan Kecamatan Banyusari juga diserang organisme pengganggu tanaman. “Serangan hama sudah menyerang areal sawah sejak beberapa pekan terakhir,” kata Wawan seperti dilansir kantor berita Antara, Selasa (5/2/2019).

Catatan Distan Karawang, jenis organisme pengganggu tanaman yang menyerang area sawah tersebut ialah hama penggerek batang, wereng batang coklat, tikus, bakteri hawar daun serta kerdil rumput. “Totalnya, ada 296 hektare sawah yang diserang hama-hama itu,” ungkap Wawan.

Menurut Wawan, hingga 15 Januari 2019, hama penggerek batang telah menyerang 20 ha sawah, wereng cokelat menyerang 47 ha sawah, bakteri hawar daun menyerang 5 ha sawah dan seluas 23 ha sawah diserang kerdil rumput.

“Serangan hama terbanyak, untuk sementara ini ialah serangan hama tikus yang telah menyerang 201 hektare sawah,” jelasnya. Red

 

loading…


loading...

Komentar

Artikel Terbaru

Kasus Corona di Garut Terus Bertambah, Total 2585 ODP

GARUT, ruber.id - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat merilis adanya tambahan 4 kasus baru ODP.

Korlesting Listrik, Ambulans di Tanjungsari Ludes Terbakar

TANJUNGSARI, ruber.id - Mobil ambulans yang sedang diperbaiki di Dusun Lanjung RT 01/06, Desa/Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ludes terbakar.

Rumah Pensiunan asal Sumedang Utara Nyaris Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Dapur rumah milik Wahyu, 74, di Dusun Kebon Kalapa RT 01/05, Rancamulya, Sumedang Utara, Sumedang ludes terbakar.

Hari Lebaran, Pangandaran Digoyang Gempa 5.1 Magnitudo

PANGANDARAN, ruber.id - Bertepatan dengan hari raya Idul fitri 1441 Hijriyah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kembali digoyang gempa, Minggu (24/5/2020).

Update Corona Kota Banjar: Sudah 2 Pekan Tak Ada Tambahan Kasus Positif

BANJAR, ruber.id - Kabar baik, sudah dua pekan tidak ada tambahan kasus positif corona baru di Kota Banjar, Jawa Barat.