Guru Honorer di Pandeglang Ini Tinggal di Toilet Sekolah

Nasib Guru Honorer

BERITA NASIONAL, ruber.idTak punya pilihan lain setelah rumah lamanya hancur, Nining Suryani, 46. Seorang guru honorer terpaksa menggunakan toilet sekolah sebagai bagian dari rumahnya sejak 2 tahun terakhir.

Nining adalah guru honorer SD Negeri Karyabuana 3, Pandeglang.

Bersama suaminya, Ebi Husaebi, 46, dan kedua anaknya, memanfaatkan toilet sekolah sejak dua tahun lalu.

Mereka mohon pada kepala sekolah untuk memanfaatkan toilet sekolah dan bagian sampingnya untuk tempat tinggal.

Menurut Nining, tepatnya bukan menempati toilet, melainkan membangun lahan di sebelah WC.

“Nempatin WC itu kan nggak boleh. Ini membangun di sebelahnya,” ujar Nining, Senin (15/7/2019).

Sebagai honorer sejak tahun 2004 di sekolah ini, Nining sempat putus asa.

Baca juga:  Sempat Kecewa, Guru Madrasah Ibtidaiyah di Garut Akhirnya Lolos Seleksi CPNS 2019

Dia hanya mendapat upah Rp350.000, dan menerima bayaran 3 bulan sekali.

Dia masih berangan-angan pemerintah mengangkatnya menjadi PNS.

Jika tidak, ia berharap pemerintah lebih memperhatikan nasib honorer.

Walau memanfaatkan toilet sekolah sebagai bagian dari tempat tinggalnya, Nining mengaku tak terganggu.

Ia menjadikan toilet sebagai dapur dan kebutuhan kakus.

Untuk tinggal sehari-hari, ia memanfaatkan lahan di samping toilet. (Arsip ruber.id/detikcom)