20.4 C
Indonesia
Senin, September 27, 2021
spot_img

Elite Pro Academy, Asa PSSI Lahirkan Generasi Emas Sepakbola Indonesia

SPORT, ruber.id – Elite Pro Academy yang diprogramkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bertujuan untuk melahirkan generasi emas sepakbola Indonesia.

Dilansir ruber.id dari goal.com, kebijakan PSSI untuk klub agar membentuk Elite Pro Academy diharapkan mendorong lahirnya bibit baru sepakbola Indonesia.

Salah satu kekurangan Indonesia dalam sepakbola ditengarai adalah masih lemahnya faktor pemantauan bakat dan pengembangan data pemain muda di Tanah Air.

Karena alasan ini pula, sejak dua tahun terakhir, PSSI sudah mendorong program Elite Pro Academy.

Program ini mendorong klub sepakbola di Indonesia lebih giat dalam menjaring bakat muda.

BACA JUGA:  Cikajang Raya FC Dibentuk untuk Bangun dari Mati Suri

Bakal muda ini harus tampil di semua kompetisi berjenjang.

Meski saat ini baru sebatas diwajibkan untuk klub Liga 1, akan tetapi, setelah dua tahun berjalan, sudah banyak melahirkan bakat muda.

BACA JUGA:  Gak Nyangka, Komedian yang Suka Ngompol Ini Ditangkap Polisi karena Sabu

Tentunya, upaya ini menambah bank data federasi terkait pemain muda untuk Timnas Indonesia usia junior.

Dalam perkembangannya, sejak 2019, Elite Pro Academy disempurnakan menjadi tiga jenjang, yakni U16, U18, dan U20.

Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha menyebutkan, Elite Pro Academy merupakan jalan terbaik menuju event besar skala junior.

Seperti Piala Dunia U20, atau Olimpiade 2024.

BACA JUGA:  Gak Nyangka, Komedian yang Suka Ngompol Ini Ditangkap Polisi karena Sabu

“Kami berharap,para pelatih khususnya dapat mendukung program PSSI, terutama Elite Pro Academy ini dapar berkelanjutan,” katanya di laman goal.com.

Sejauh ini, Elite Pro Academy telah melahirkan sejumlah bibit muda berbakat dan potensial.

Seperti kembar Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa, Beckham Nugraha, hingga Sutan Zico. (Goal.com/R003)

BACA JUGA:  Nelayan Cina Kembali ke Natuna, Guru Besar UI: Pemerintah Perlu Lakukan Backdoor Diplomacy

BACA JUGA: Kapten Persib: Penghentian Liga Indonesia Tahun Ini Lebih Berat dari 2015

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles