Monday, 25 May 2020

Elite Pro Academy, Asa PSSI Lahirkan Generasi Emas Sepakbola Indonesia

Baca Juga

Hipmi Pangandaran Tunggu Alat Rapid Test untuk Deteksi Dini Corona

PANGANDARAN, ruber.id - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Himpi) Pangandaran, Jawa Barat masih menunggu alat tes cepat (rapid test) untuk deteksi dini virus...

Elegi Cinta Beda Usia di Pati: Tasmi-Dwi Batal Nikah

PATI, ruber -- Selisih usia 20 tahun tak menghalangi jalinan cinta Sutasmi, 58, warga Desa Jepat Lor, Kecamatan Tayu, Pati, dan Dwi Purwanto, 19,...

Mahasiswa Pangandaran: Ulah Oknum Guru MTs Rusak Sandal Siswa Coreng Dunia Pendidikan

Mahasiswa Pangandaran: Ulah Oknum Guru MTs Rusak Sandal Siswa Coreng Dunia Pendidikan PANGANDARAN, ruber.id -- Akademisi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyesalkan sikap guru MTs...

Lima Warga Negara Asing di Garut Dites Rapid Corona, Berikut Hasilnya

GARUT, ruber.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Jawa Barat melakukan rapid test kepada 5 Warga Negara Asing (WNA). Juru...

SPORT, ruber.id – Elite Pro Academy yang diprogramkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bertujuan untuk melahirkan generasi emas sepakbola Indonesia.

Dilansir ruber.id dari goal.com, kebijakan PSSI untuk klub agar membentuk Elite Pro Academy diharapkan mendorong lahirnya bibit baru sepakbola Indonesia.

Salah satu kekurangan Indonesia dalam sepakbola ditengarai adalah masih lemahnya faktor pemantauan bakat dan pengembangan data pemain muda di Tanah Air.

Karena alasan ini pula, sejak dua tahun terakhir, PSSI sudah mendorong program Elite Pro Academy.

Program ini mendorong klub sepakbola di Indonesia lebih giat dalam menjaring bakat muda.

Bakal muda ini harus tampil di semua kompetisi berjenjang.

Meski saat ini baru sebatas diwajibkan untuk klub Liga 1, akan tetapi, setelah dua tahun berjalan, sudah banyak melahirkan bakat muda.

Tentunya, upaya ini menambah bank data federasi terkait pemain muda untuk Timnas Indonesia usia junior.

Dalam perkembangannya, sejak 2019, Elite Pro Academy disempurnakan menjadi tiga jenjang, yakni U16, U18, dan U20.

Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha menyebutkan, Elite Pro Academy merupakan jalan terbaik menuju event besar skala junior.

Seperti Piala Dunia U20, atau Olimpiade 2024.

“Kami berharap,para pelatih khususnya dapat mendukung program PSSI, terutama Elite Pro Academy ini dapar berkelanjutan,” katanya di laman goal.com.

Sejauh ini, Elite Pro Academy telah melahirkan sejumlah bibit muda berbakat dan potensial.

Seperti kembar Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa, Beckham Nugraha, hingga Sutan Zico. (Goal.com/R003)

BACA JUGA: Kapten Persib: Penghentian Liga Indonesia Tahun Ini Lebih Berat dari 2015

loading...

Komentar

Artikel Terbaru

Update Corona Pangandaran: 5 Orang Kontak Erat Dites Swab, 1 Pemudik Reaktif Rapid Test

PANGANDARAN, ruber.id - Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat telah melakukan tracing kasus COVID-19. Hal itu menyusul...

Kasus Corona di Garut Terus Bertambah, Total 2585 ODP

GARUT, ruber.id - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat merilis adanya tambahan 4 kasus baru ODP.

Korlesting Listrik, Ambulans di Tanjungsari Ludes Terbakar

TANJUNGSARI, ruber.id - Mobil ambulans yang sedang diperbaiki di Dusun Lanjung RT 01/06, Desa/Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang ludes terbakar.

Rumah Pensiunan asal Sumedang Utara Nyaris Ludes Terbakar

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Dapur rumah milik Wahyu, 74, di Dusun Kebon Kalapa RT 01/05, Rancamulya, Sumedang Utara, Sumedang ludes terbakar.

Hari Lebaran, Pangandaran Digoyang Gempa 5.1 Magnitudo

PANGANDARAN, ruber.id - Bertepatan dengan hari raya Idul fitri 1441 Hijriyah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kembali digoyang gempa, Minggu (24/5/2020).