28.4 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021
spot_img

Diminta Tegas, Penertiban PKL di Garut Akan Dilakukan Bertahap

GARUT, ruber – Lagi, Pemkab Garut menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ahmad Yani atau kawasan Pengkolan, Kecamatan Garut Kota.

Walaupun penertiban sudah dilakukan beberapa kali, namun masyarakat menilai upaya Pemkab itu tak tegas, karena PKL yang berjualan di area itu masih banyak.

“Nah, itu yang di depan Toserba Asia masih banyak yang jualan. Kalau di area depan Kantor Pos sama BRI memang enggak ada PKL. Mereka itu banyaknya kan di depan Asia sama Siliwangi,” ucap Agung, 25, warga Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Jumat (28/6/2019).

BACA JUGA:  Pemilik Lahan di Kota Tasikmalaya Minta Pemerintah Transparan soal Informasi Tol Cigatas

Ia meminta pada pemerintah agar tegas dalam menertibkan PKL, apalagi para pedagang ini telah mendapatkan fasilitas Gedung PKL.

BACA JUGA:  Kabar Baik. Sejak Awal Mei, Tak Ada Tambahan Kasus Warga Positif Corona di Garut

Menurut Agung, saat ini pemerintah hanya setengah hati dalam menertibkan PKL.

“Soalnya kan ini (PKL) sudah mengganggu jalan juga. Seharusnya bisa cepat ditertibkan. Kalau bulan puasa kemarin masih dimaklum, ya,” katanya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Garut Hendra S. Gumilar mengatakan bahwa pelaksanaan penertiban PKL akan dilakukan secara bertahap.

Menertibkan PKL, lanjutnya, tak bisa langsung, melainkan harus melalui berbagai pertimbangan.

“Maksudnya, biar ke PKL-nya enak, ke pihak Satpolnya juga enak,” tutur Hendra.

BACA JUGA:  Seperti Tak Ada Corona, Ribuan Warga Padati Pantai Santolo Garut

Menurutnya, saat ini ia belum bisa menyampaikan tahapan dan rencana penertiban tersebut.

Semua PKL, tegas Hendra, tetap akan ditertibkan. Sebagaimana telah ditegaskan Perda, kawasan Pengkolan merupakan area bebas pedagang.

BACA JUGA:  Organda Garut Imbau Pengemudi Transportasi Daring Tidak Pakai Atribut Dulu

“Kendalanya, sampai saat ini pedagang ingin tetap bertahan. Tentu, aturan bukan untuk dinego. Jadi, tentu saja akan ditertibkan,” ungkapnya. red

Sumber berita: Tribunnews.com, foto: internet

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles